Pengusaha Rotan Kesulitan Dapatkan Bahan Baku
Metrotvnews.com, Jakarta: Asosiasi Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) meminta pemerintah untuk melakukan "buffer stock" rotan. Permintaan itu mencuat menyususl hilangnya bahan baku rotan pasca-keluarnya peraturan tata niaga rotan.
Ketua Asmindo, Ambar Tjahyono menyatakan, keluarnya peraturan tata niaga rotan membuat banyak pengusaha dan petani rotan mengeluh. Menurutnya, adanya tata niaga baru ini membuat para pengusaha kesulitan untuk mendapatkan rotan.
Peraturan tersebut memunculkan adanya pembatasan ekspor rotan dan produk rotan. Akibatnya, pengusaha kesulitan melakukan pengangkutan rotan antar-pulau. Selain itu, adanya peraturan mengenai resi gudang yang membuat petani rotan semakin tertekan.
Ambar mengatakan jika pemerintah terus mempertahankan peraturan tersebut pasar rotan akan mati. Hal ini karena pengusaha kekurangan pasokan bahan mentah.
Oleh karena itu, tambah Ambar, Asmindo mengusulkan diterapkannya "buffer stock" rotan dan menghilangkan resi gudang. (Wrt3)




"Tak ada rotan akarpun jadi". Ngerti ora son?!!!