Kepala Bappenas: Asumsi APBN 2012 Meleset dari Perkiraan
Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas Armida Alisjahbana mengakui asumsi Anggaran Pendapatan Belanja Negara 2012 meleset dari perkiraan. Itu tampak dari asumsi harga bahan bakar minyak dan produksi harian minyak yang jauh dari perkembangan.
Ia mengatakan itu usai melantik Kepala BPS, Suryamin. Armida mencontohkan harga patokan minyak Indonesia yang mencapai 110 dolar AS per barel. Harga itu cenderung mengalami kenaikan. Sedangkan APBN 2012 mematok asumsi 90 dolar AS per barel.
Melesetnya asumsi minyak mengakibatkan subsidi membengkak. Pengurangan subsidi pun berpeluang dikurangi.
Pemerintah, katanya, masih membahas opsi kenaikan harga bahan bakar bersubsidi. Sementara untuk jangka panjang, pemerintah berupaya mengurangi ketergantungan pada minyak.(RRN)




Lagi2 bbm jdi kmbing hitam. Sbnrnya ktdk crmtan adlah para ahli eknomi dn keuangan kita yg tdk jeli mngobsrvasi pasar. Snjta utama nanti adlah APBN-P 2012 yg pnuh dgn rekayasa pnganggran dn pnylah gunaan anggran.
Apakah karena sudah dapat bocoran bahwa perang akan terjadi? Ayo, jual semua saham lalu borong emas dan USD. Krisis ekonomi yang masuk ke Indonesia akan menghajar telak.
Apakah karena sudah dapat bocoran bahwa perang akan terjadi? Ayo, jual semua saham lalu borong emas dan USD. Krisis ekonomi yang masuk ke Indonesia akan menghajar telak.
Makanya jangan memilih pejabat yang beragama lain. pilihlah orang Islam,agar tidak ada korupsi. islam agama indah.APBN akan naik.
Kalau memang serius pemerintah mengenai BBM,awasin ketat tu penyaluran BBM bersubsidi,rakyat bukan tdk tau bnyknya penyalah gunaan BBM bersubsidi,abis pejabatnya korup,pengawaspun bisa kena suap ya jelas BBM bersubssidi itu bengkak.