Ibu dengan kebiasaan diet tertentu dan kadar kolesterol yang lebih tinggi cenderung membesarkan anak-anak dengan kecenderungan yang sama (Foto:Shutterstock)

Penelitian: Ibu dengan Kolesterol Tinggi Berpotensi Menurun kepada Anak

Jakarta: Orang dewasa muda cenderung memiliki kolesterol tinggi jika ibunya memiliki riwayat kolesterol tinggi sebelum hamil. Demikian disebutkan oleh hasil penelitian di Amerika Serikat (AS).

Setelah disesuaikan dengan genetika, diet, dan berbagai faktor lain, studi tersebut menemukan bahwa orang dewasa muda yang lahir dari ibu yang memiliki kadar kolesterol jahat (LDL) tinggi sebelum kehamilan 3,8 kali lebih memungkinkan mengalami peningkatan LDL. 

"Studi kami menunjukkan bahwa mengurangi kolesterol tinggi pada perempuan usia subur memiliki manfaat untuk kesehatan kardiovaskular generasi berikutnya, di samping manfaat kesehatan untuk diri sendiri," kata penulis studi utama Dr Michael Mendelson dari National Heart, Lung dan Lembaga Darah di Bethesda, Maryland, dilansir Foxnews.

Dalam penelitiannya, Mendelson bersama rekannya memeriksa tingkat LDL untuk 241 pasangan ibu-anak dan 297 pasangan ayah-anak. Dari seluruh pasangan tersebut,  116 anak yang sudah dewasa dipasangkan dengan kedua orang tua kandung.

Peneliti memeriksa kolesterol orang tua sebelum kelahiran anak dan juga melihat tingkat LDL ketika anak-anak berusia sekitar 26 tahun. 

Mereka yang tak memiliki riwayat penyakit jantung dan faktor risiko diabetes, memiliki kadar LDL di bawah 100 miligram (mg). Kadar dari 130 mg hingga 159 mg dianggap sebagai batas tinggi.

Sementara itu, orang dewasa muda dengan keturunan ibu yang mengalami peningkatan LDL sebelum masa kehamilan, memiliki kadar LDL 18 mg lebih tinggi daripada orang yang ibunya bebas dari peningkatan LDL. 

Dari hasil tersebut, Peneliti endokrinologi di University of California of San Diego Dr Wulf Palinski mengatakan kolesterol tinggi pada ibu dapat berdampak pada perkembangan sistem organ janin, atau meninggalkan jejak abadi pada pengaturan gen yang membantu mempertahankan kadar kolesterol pada keturunannya.

"Ibu dengan kebiasaan diet tertentu dan kadar kolesterol yang lebih tinggi cenderung membesarkan anak-anak dengan kecenderungan yang sama," kata Palinski.

Untuk menghindari kesalahan yang sudah terjadi, calon ibu sebaiknya memerhatikan asupan makanan dan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat sejak dini. Mencegah kolesterol tinggi sebenarnya mudah, asalkan komitmen pada diri sendiri.

Kini, ada cara mudah dan enak untuk mencegah kolesterol tinggi, yakni dengan rutin mengonsumsi Nutrive Benecol. Produk dari Kalbe ini telah teruji klinis untuk membantu menurunkan kadar kolesterol.

Nutrive Benecol mengandung Plant Stanol Ester (PSE) yang telah teruji klinis efektif menurunkan kadar kolesterol. Bahan ini ditemukan pada golongan tumbuhan seperti rye, kedelai, sayur-sayuran, minyak sayuran, nasi, buncis, jagung, gandum, dan tanaman lainnya dalam jumlah yang tidak banyak.

Jika dikonsumsi sesuai anjuran, maka dalam 1-2 minggu akan terlihat hasilnya. Kadar kolesterol akan turun sebanyak 15 persen LDL. Untuk mencapai manfaat maksimal, Anda harus minum dua sajian sehari setelah makan

Nutrive Benecol memiliki empat varian rasa enak yang bisa dipilih sesuai selera, yakni blackcurrant, strawberry, orange, dan lychee. Dengan kemasan yang praktis, Nutrive Benecol dapat diminum di mana saja dan kapan pun setiap hari. Nutrive Benecol, cara enak turunkan kolesterol.

Editor : Rosa Anggreati