Aparat Kibarkan Merah Putih di Pulau Jemur
Metrotvnews.com, Teluknibung: Sejumlah petugas Bea dan Cukai Teluknibung, Sumatra Utara, bersama kru kapal patroli BC 9004 mengibarkan bendera Merah Putih di puncak Pulau Jemur di kawasan perairan Selat Malaka. Ada lima tiang bendera yang didirikan, tepat di depan perairan Selat Malaka berbatasan dengan perairan Malaysia.
Kelima bendera yang dikibarkan ini dibawa menggunakan kapal patroli BC 9004 milik Bea dan Cukai Tanjungbalai Karimun yang juga membawa sejumlah petugas Bea dan Cukai Teluknibung. Menurut Komandan Kapal Patroli BC 9004 Lumban Nainggolan, pengibaran bendera ini merupakan wujud penolakan aparat Bea dan Cukai terhadap klaim Malaysia atas Pulau Jemur.
Belum lama ini klaim itu muncul di sebuah situs yang menawarkan pelancongan ke Pulau Jemur yang masih berada di wilayah Selangor, Malaysia. Menurut Nainggolan, pengibaran bendera Merah Putih ini juga untuk memperkokoh rasa nasionalisme dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menurut Lumban Nainggolan, tidak ada alasan Pemerintah Malaysia mengklaim Pulau Jemur sebagai miliknya. Karena dalam sejarahnya Pulau Jemur masuk wilayah Kabupaten Rokan Hilir. Saat menyampaikan ini Nainggilan didampingi Komandan Pos TNI Angkatan Laut Pulau Jemur Letnan Dua Pelaut Jujuk.
Untuk mengamankan Pulau Jemur dan sekitarnya sejak dulu sebuah pos keamanan telah didirikan TNI Angkatan Laut. Juga ada sebuah pos lagi milik Departemen Perikanan dan Kelautan. Setelah melakukan pengibaran bendera Merah Putih kapal patroli Bea dan Cukai melakukan manuver mengelilingi sejumlah kawasan Pulau Jemur.(Jamin Damanik/DOR)




sudah saatnya pemerintah Indonesia lebih intens lagi memikirkan masalah batas teritorial, sehingga bangsa asing tidak mudah masuk dan mengklaim lagi...supaya ngak bikin marah bangsa Indonesia.....
Pulau Jemor memang di Selangor, kalau pulau Jemur ada di Rokan, Riau. Beda barangnya. Kalau mau ngamuk lihat-ilihat dulu petalah, biar nggak kemaluan.
masih cukup potensial daerah-daerah perbatasan kita yang menimbulkan konflik maupun klaim oleh tetangga kita. aparat kita dan kita sendiri masyarakat harus ikut berpesan aktif untuk tidak membiarkan wilayah kita diaku oleh negara tetangga. pulau-pulau dan wilayah terluar harus mendapat perhatian serius, tidak boleh dipandang sebelah mata. jangan ada lagi wilayah caplok!.
negara yang kaya namun tak mampu mengurus kekayaannya, semua sibuk cari kekuasaan, bahkan rela mengorbankan kepentingan nasional demi meraih kekuasaan itu. jika kondisi ini terus seperti ini, bukan hanya budaya, bukan hanya pulau, mungkin negara lain juga akan menguasai kehidupan kita
membangun pangkalan militer gabungan yang muat 100 perssonil di pulau jemur dan pulau lainnya guna menjamin pembangunan pulau terjauh. dan membeli produk pal,iptn,bppt dalam mewujudkan jaring komunikasi dan transfortasi.