TKI di Malaysia Kecam Rencana Serangan ke Malaysia
Metrotvnews.com, Kuala Lumpur: Sekitar 200 tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di perkebunan kelapa sawit milik Yayasan Pahang Plantation Holding Sdn Bhd, Rompin, negara bagian Pahang, berdemo mengecam Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) yang ingin menyerang Malaysia.
Mereka berdemo sekitar satu jam di kawasan permukiman TKI di Endau, Rompin Pahang. Seperti unjuk rasa lainnya, mereka juga membentangkan pamflet "Indonesia dan Malaysia Adik Beradik", "Ojo Ganggu Aku", "Aku Aman Neng Kene", "Bendera Jangan Cemari Kami", dan "Kami Mencari Rezeki Halal di Malaysia".
Salah seorang pengunjuk rasa, Talib Halim Abdullah, 38 tahun, mengatakan, rakyat Indonesia di Malaysia tidak setuju dengan segala bentuk kekerasan dan perang terhadap warga Malaysia. "Apa yang terjadi dapat diselesaikan secara musyawarah, bukan dengan kekerasan," kata Talib.
Senada dengan Talib, Taufan Pramana Putra, 38 tahun, mengatakan, dia dan kawan-kawan bekerja dengan aman di Malaysia. "Kami tidak mendukung kekacauan dan kekerasan seperti yang dilakukan sebagian rakyat di Indonesia," kata Taufan. (Ant/DOR)



