Pemadaman Listrik di Jakarta Hingga Desember
Ekonomi - / Senin, 9 November 2009 10:32 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta: Pemadaman listrik di Jakarta tampaknya akan berlangsung lama. Paling tidak sampai bulan depan. Sebab kerusakan trafo di gardu induk listrik Gandul dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTU) Muara Karang belum bisa teratasi.
General Manajer PLN Willy Purnomo tak menampik itu. Menurut dia, pemadaman tak bisa dihindari karena adanya gangguan dalam proses pemeliharaan PLTU Muara Karang dan gardu induk Gandul.
Willy menambahkan, PLN membutuhkan 8 trafo untuk areal Jakarta dan Tangerang. Namun, terbentur masalah dana. Pasalnya harga trafo cukup mahal, Rp 1,7 miliar per unit.(***)




astaga, harga trafo kok bisa gak lebih mahal dari mobil pejabat?
KPK dan POLRI ga brani periksa pejabat PLN? Apa aja yg dikorupsi mrk sampai listrik padam begini? Telat bayar listrik, lsg dicabut. Listrik byar pet gini apa kompensasinya? TUNTUT PLN KE PENGADILAN KRN PEMBOHONGAN PUBLIK, PELECEHAN PUBLIK DAN TINDAKAN TIDAK MENYENANGKAN!!!! Emang susah kl pejabat PLN msh produk kelahiran jaman pra kemerdekaan. Lha makan aja susah, trus apa sekolah mereka? Bisa jd pejabat kan krn nyogok, beli titel, nyuap atasan. Suruh ngurusin listrik? Ga kesetrum udah bagus....
masa BUMN cuma beli 8 trafo ja ga bisa, pake alesan ga ada dana, hari gini masih mikirin dana. saya rasa bukan mikirin dana untuk beli 8 unit trafo, tapi kendalanya bagaimana caranya agar bisa korupsi dengan alasan dana terbatas!!! BASI TAU GA PLN!!!
bapak2 penguasa PLN,
harga 1,7 milyard untuk trafo, dan untuk distribusi jakarta dan jumlahnya cuma perlu 8 unit, menurut saya sih dana yang SANGAT KECIL SEKALI.
SEMUA LANGGANAN PLN itu pasti membayar TEPAT WAKTU, dan menyisihkan senilai itu sih mestinya bisa.
KECUALI ORANG2 PLN SEMUANYA KORUPSI!!!!
Kenapa tidak ada perawatan berkala sebelumnya.
Kalo tiap hari begini mematikan produktivitas masyarakat.
dan yang paling dirugikan adalah rakyat kecil karena para pejabat ga akan merasakan pemadaman untuk rumahnya yang sebenarnya tidak ada yang menempati,,
Mohon lebih memperhatikan masyarakat jangan hanya terima gaji buta saja.
Giliran telat bayar rekening listrik langsung diputus,, tapi soal pelayanan masyarakat yang buruk ga bisa disentuh sama sekali
mungkin tulisan saya ini akan langsung dibuang oleh admin, karena dianggap mengungkap aib PLN.
tapi begitulah kenyataan yang terjadi
salam,
Rochmad Sigit