Metrotvnews.com, Kuala Lumpur: Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad mengatakan idealnya hubungan Indonesia-Malaysia bak seperti sebuah keluarga, akrab dan saling menghormati. "Dalam keluarga, jika ada yang sakit maka yang lain akan merasakan dan memberikan bantuan," kata Mahathir dalam seminar "Ekonomi Indonesia-Malaysia dari Perspektif Media Massa dan Pengusaha". Seminar tersebut diselenggarakan atas kerja sama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur dan Ikatan Setiakawan Wartawan Malaysia-Indonesia (ISWMI), di Kuala Lumpur Convention Center (KLCC), Selasa (8/12). Mahathir menambahkan, rakyat Malaysia dan Indonesia banyak bersaudara. Rakyat Malaysia banyak keturunan Sumatra, Jawa, dan Sulawesi. Mahathir menilai, rakyat Indonesia telah berhasil menjalankan sistem demokrasi yang baik. Hal itu dapat dibuktikan dengan pemilihan umum 2009 yang berlangsung dengan juru dan adil, aman tanpa ada kerusuhan. Menurutnya tidak mudah memerintah negara dengan penduduk 225 juta yang memiliki 17.000 pulau dengan berbagai macam suku bangsa. Selain berhasil menjalankan sistem demokrasi sejati, rakyat Indonesia juga telah memilih pemimpin yang tidak korupsi dan memiliki komitmen untuk memberantas korupsi. KBRI Kuala Lumpur dan ISWMI mengadakan seminar dalam rangka merapatkan hubungan pers kedua negara dan berupaya meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi. Tampil beberapa pembicara pada seminar tersebut pelaku bisnis dan media massa di antaranya CEO Maybank Abdul Wahid Omar, Direktur Utama Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, Ahmad Mukhlis Yusuf, CEO Media Prima Holding Johar Jaafar, mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad, Pemred Harian The Star Wong Chun Wai, dan Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tarman Azzam.(Ant/RIZ)
Seperti keluarga seperti keluarga pak, jangan situ tuan, nyonya dan tuan kecil2nya keluarga, sedang kami2 pembantu keluarganya saja? Memang tinggal satu keluarga malahan sih!. Sakit satu yg lain bantu ok, .... tapi jangan pembantu2 kami di keluarga2 anda disana jangan malah disakiti terus ya pak? Kasih tau dong mereka agar diperlakukan sebagai anggota keluarga, seperti halnya kebanyakan PRT2 di Indonesialah minimal, cuma gajinya saja yg hrs lbh besar di Malaysia. Semoga pernyataan bapak tulus adanya, terima kasih ....................................!
Seperti keluarga seperti keluarga pak, jangan situ tuan, nyonya dan tuan kecil2nya keluarga, sedang kami2 pembantu keluarganya saja? Memang tinggal satu keluarga malahan sih!. Sakit satu yg lain bantu ok, .... tapi jangan pembantu2 kami di keluarga2 anda disana jangan malah disakiti terus ya pak? Kasih tau dong mereka agar diperlakukan sebagai anggota keluarga, seperti halnya kebanyakan PRT2 di Indonesialah minimal, cuma gajinya saja yg hrs lbh besar di Malaysia. Semoga pernyataan bapak tulus adanya, terima kasih ....................................!