Bandara Schiphol Akan Operasikan 60 Scanner Baru
Internasional / Selasa, 5 Januari 2010 05:36 WIB
Metrotvnews.com, Den Haag: Bandara Schiphol Belanda akan mendapatkan 60 scanner tubuh lengkap baru untuk mencakup semua penerbangan tujuan-AS. Operator Bandara Schiphol Group mengumumkan, Senin (4/1) kemarin, menyusul upaya pemboman yang gagal pada Hari Natal atas sebuah penerbangan dari Amsterdam.
"Scanner-scanner itu seharga 150.000 euro (216.000 dolar) per satu unit, dan akan ditempatkan di Schiphol dalam beberapa bulan yang akan datang," ujar jurubicara Mirjam Snoerwang kepada AFP.
Ke 60 alat penyaring gambar itu merupakan tambahan bagi 15 scanner seluruh tubuh yang telah ditempatkan di bandara tersebut, yang bekerja dengan teknologi gelommbang suara dan yang telah digunakan untuk sejumlah penerbangan tujuan-AS selama tiga tahun terakhir.
"Menyusul insiden terhadap penerbangan tujuan-Detroit, bandara memutuskan untuk menambah jumlah scanner guna melindungi semua penerbangan," jelas Snoerwang.
Pemimpin kelompok itu Jos Nijhuis, seperti dikutip dalam pernyatan itu, mengatakan langkah tersebut diambil berdasar perintah Koordinator Nasional untuk Anti-Terorisme, badan pemerintah.
Nijhuis menjelaskan bahwa para penumpang ke tujuan lain dari AS tidak diperiksa secara rutin, menanggapi keluhan yang menyatakan seorang wartawan telah berusaha untuk membawa semprotan hipodermik ke atas penerbanagn dari Schipol ke London.
"Bahwa kami sekarang dilukiskan di sejumlah surat kabar berbahasa Inggris sebagai `bandara teror` itu tidak benar sama sekali," katanya. (Ant/RIZ)
"Scanner-scanner itu seharga 150.000 euro (216.000 dolar) per satu unit, dan akan ditempatkan di Schiphol dalam beberapa bulan yang akan datang," ujar jurubicara Mirjam Snoerwang kepada AFP.
Ke 60 alat penyaring gambar itu merupakan tambahan bagi 15 scanner seluruh tubuh yang telah ditempatkan di bandara tersebut, yang bekerja dengan teknologi gelommbang suara dan yang telah digunakan untuk sejumlah penerbangan tujuan-AS selama tiga tahun terakhir.
"Menyusul insiden terhadap penerbangan tujuan-Detroit, bandara memutuskan untuk menambah jumlah scanner guna melindungi semua penerbangan," jelas Snoerwang.
Pemimpin kelompok itu Jos Nijhuis, seperti dikutip dalam pernyatan itu, mengatakan langkah tersebut diambil berdasar perintah Koordinator Nasional untuk Anti-Terorisme, badan pemerintah.
Nijhuis menjelaskan bahwa para penumpang ke tujuan lain dari AS tidak diperiksa secara rutin, menanggapi keluhan yang menyatakan seorang wartawan telah berusaha untuk membawa semprotan hipodermik ke atas penerbanagn dari Schipol ke London.
"Bahwa kami sekarang dilukiskan di sejumlah surat kabar berbahasa Inggris sebagai `bandara teror` itu tidak benar sama sekali," katanya. (Ant/RIZ)




hal yang sama untuk fasilitas di bandara, stasiun kereta,pelabuhan laut harapan kita dalam waktu kurang dari satu 1 agar standar pengamanan meningkat dan dunia akui bahwa bangsa kita dapat menjadikan kawasan aman. peran pihak terkait berkenan mencarikan solusinya