Yunani Tangkap Seorang Pria Pelaku Serangan bom
Internasional / Rabu, 6 Januari 2010 03:04 WIB
Metrotvnews.com, Athena: Polisi Yunani telah menangkap seorang pria karena dicurigai menjadi anggota kelompok gerilyawan sayap kiri yang mengakui serangkaian serangan bom dalam setahun terakhir.
Polisi mengatakan, mereka telah mencari Nikos Bakopoulos, 26, sejak ia dan sejumlah tersangka lainnya didakwa oleh seorang penuntut karena menjadi anggota kelompok Sel Konspirasi Serangan menyusul serangan polisi September di sebuah flat tempat sebuah bom ditemukan.
Menurut undang-undang anti-terorisme Yunani, ia menghadapi hukuman seumur hidup jika terbukti.
"Polisi telah menangkapnya di pusat Athena," kata seorang pejabat polisi, yang menolak untuk disebutkan namanya.
Yunani telah menderita serangkaian serangan anarkis dan sayap kiri terhadap tempat usaha, polisi dan bangunan umum sejak polisi menembak seorang remaja pada Desember 2008 yang telah memicu kerusuhan terburuk di negara itu dalam beberapa dasawarsa, yang telah dipanaskan oleh kesulitan ekonomi.
Sel Konspirasi Serangan menyatakan bertanggungjawab atas ledakan yang sangat kuat yang merusak lantai dasar gedung Asuransi Nasional dan memecahkan kaca depan lima mobil yang diparkir menjelang akhir Desember.
Kelompok itu sebelumnya dikenal karena ledakan kecil dengan kaleng gas dan bom buatan sendiri terhadap gedung pemerintah serta rumah dan kantor politisi. (Ant/RIZ)
Polisi mengatakan, mereka telah mencari Nikos Bakopoulos, 26, sejak ia dan sejumlah tersangka lainnya didakwa oleh seorang penuntut karena menjadi anggota kelompok Sel Konspirasi Serangan menyusul serangan polisi September di sebuah flat tempat sebuah bom ditemukan.
Menurut undang-undang anti-terorisme Yunani, ia menghadapi hukuman seumur hidup jika terbukti.
"Polisi telah menangkapnya di pusat Athena," kata seorang pejabat polisi, yang menolak untuk disebutkan namanya.
Yunani telah menderita serangkaian serangan anarkis dan sayap kiri terhadap tempat usaha, polisi dan bangunan umum sejak polisi menembak seorang remaja pada Desember 2008 yang telah memicu kerusuhan terburuk di negara itu dalam beberapa dasawarsa, yang telah dipanaskan oleh kesulitan ekonomi.
Sel Konspirasi Serangan menyatakan bertanggungjawab atas ledakan yang sangat kuat yang merusak lantai dasar gedung Asuransi Nasional dan memecahkan kaca depan lima mobil yang diparkir menjelang akhir Desember.
Kelompok itu sebelumnya dikenal karena ledakan kecil dengan kaleng gas dan bom buatan sendiri terhadap gedung pemerintah serta rumah dan kantor politisi. (Ant/RIZ)



