Empat Orang Tewas, Ribuan Rumah Terendam
Metrotvnews.com, Pasuruan: Banjir bandang merendam 5.613 rumah dan mengakibatkan empat orang tewas di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Bah datang setelah wilayah Pasuruan diguyur hujan deras, sejak kemarin hingga Ahad (10/1) dini hari.
Dua dari empat korban tewas terseret arus. Kedunya adalah Hutomo, 14, warga Desa Kebon Warih, Pandaan; dan Pak Man, 40, warga Desa Kalirejo, Kecamatan Bangil. Satu lagi belum diketahui nasibnya. Sementara satu korban lagi tewas disambar petir.
Kepala Dinas Kesatuan Kebangsaan dan Perlindungan Masyarakat Pemerintah Kabupaten Pasuruan Soenarto menjelaskan, selain faktor hujan, bah juga berasal dari kiriman air dari Malang. Air dari Malang mengalir deras menuju Sungai Kedung Larangan dan Sungai Welang.
Intensitas hujan tinggi, mencapai 205 milimeter, mengakibatkan kedua sungai yang bermuara di Kecamatan Bangil, Pasuruan, itu meluap dan merendam 5.613 rumah penduduk.
"Ketinggian air yang merendam jalan, permukiman penduduk dan sawah mencapai dua meter," tegas Soenarko. Banjir bandang yang datang secara tiba-tiba menerjang permukiman dan merusak tanggul penahan air sekitar 15 meter di Desa Kalirejo, Kecamatan Bangil.
Menurut Soenarko, Kecamatan Bangil, Rembang, dan Pandaan, menjadi daerah terparah terkena bencana. Rumah penduduk rata-rata masih digenangi air setinggi satu meter. Tapi sampai kini warga masih bertahan.(MI/ICH)



