Puluhan Mahasiswa Australia Belajar Membatik

Nusantara / Selasa, 19 Januari 2010 21:31 WIB

Metrotvnews.com, Padang: Sebanyak 25 mahasiswa Universitas Daekin, Australia, belakar membatik di Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatra Barat, Selasa (19/1). Meski rumit, mahasiswa asing itu mengaku tak bosan menggambar di sehelai baju putih.

Mereka dibimbing sejumlah ahli batik. Para mahasiswa ini dikenalkan pada pola batik sederhana khas Minangkabau. Mereka diajarkan cara menggunakan tinta lilin yang digoreskan ke kain putih. Setelah itu, mereka merendam kain ke zat pewarna. Beberapa jam kemudian, hasil lukisan mereka dapat dinikmati.

Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia UNP, Emidar, mengatakan, program ini merupakan kerjasama antara kampusnya dengan Universitas Daekin. Menurut Emidar, mahasiswa asing itu juga mengikuti kegiatan akademi yaitu bahasa tradisional.(Bonar Harahap/***)



Bookmark and Share

KOMENTAR [3]

  • Kris, Jumat, 22-Januari-2010

    mereka belajar hanya ingin menguasai kebudayaan-kebudayaan yang ada di negara tercinta ini. setelah itu mereka akan mengadopsi dan mematenkan itu semua, sama seperti apa yang dilakukan negara malaysia terhadap negara qt.

  • Winarno, Selasa, 19-Januari-2010

    Orang kita belajar "demonstrasi century." Entah apa ....

  • evan, Selasa, 19-Januari-2010

    ''wong'' sekali sekali orang kitalah yang belajar membatik

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *