Puluhan Wartawan di Pekanbaru Berunjuk Rasa
Metrotvnews.com, Pekanbaru: Puluhan wartawan dari berbagai media di Pekanbaru, Riau, Kamis (21/1), berunjuk rasa ke Gedung DPRD Riau. Aksi tersebut terkait pengusiran sejumlah wartawan yang berposko di DPRD Riau oleh anggota dewan. Dalam aksi itu para wartawan menyanyikan sebuah lagu tentang sikap dewan yang arogan dan penuh kebohongan.
Unjuk rasa puluhan wartawan yang tergabung dalam Solidaritas Wartawan untuk Transparansi dari media cetak dan elektronik lokal dan nasional ini, terkait pengusiran sejumlah wartawan oleh anggota DPRD Riau. Perbuatan yang tidak menyenangkan ini dilakukan anggota DPRD Riau saat membahas keuangan daerah Riau yang tertutup untuk wartawan.
Padahal, anggota DPRD Riau yang merupakan wakil rakyat ini seharusnya bersikap transparan dan terbuka. Apalagi membahas keuangan daerah berkaitan dengan kepentingan rakyat. Sikap arogan anggota dewan ini membuat tanda tanya kalangan pers di Riau. Apakah lembaga ini akan berubah menjadi sebuah ajang mencari proyek atau kekayaan pribadi.
Dalam aksi tersebut, para wartawan meletakan sejumlah peralatan liputannya di jalan, sebagai simbol matinya kebebasan pers di Riau. Koordinator wartawan Sahnan Rangkuti mengatakan, sikap pengusiran wartawan oleh dewan bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 40 tentang pers. Di DPRD menurut Sahnan tidak ada rapat tertutup, apalagi saat membahas keuangan rakyat.
Dalam aksinya para wartawan menyanyikan sebuah lagu menyangkut kehidupan anggota dewan yang sarat dengan kemunafikan dan kebohongan. Para wartawan ini diterima sejumlah anggota dewan. Anggota dewan berjanji akan mengklarifikasi kasus ini secepatnya.(Tony Hidayat/RIZ)




Kebebasan prees mulai terkungkung, jangan takut memperjuangkan hakmu, sebenarnya kamulah organisasi yang mempunyai power full untuk menegakkan hukum, kamu adalah penerang kebenaran, makanya kamu jangan takut untuk menyiarkan kebenaran, walaupun harus berurusan di depan persidangan pengadilan.