Masalah Perbatasan Indonesia Seperti Lingkaran Setan
Metrotvnews.com, Jakarta: Pengamat perbatasan TB Massa Djafar menyatakan, masalah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) seperti lingkaran setan. Pemerintah daerah juga sering merasakan negara tidak pernah serius menangani kasus-kasus perbatasan Indonesia dengan negara lain.
Dalam dialog perspektif Indonesia di Gedung DPD RI, Jakarta, Jumat (22/1), Djafar mengungkapkan, banyak masalah di sejumlah daerah perbatasan yang tumpang tindih. Padahal, pengaturan lintas sektor sangat penting. "Masalah ini sangat konfensional, seperti aspek keamanan dan anggaran masih kurang. Pengenalan simbol negara juga harus dilakukan, ini jangan sampai menunggu pemerintah pusat," papar Djafar.
Pengamat politik LIPI Siti Zuhro mengatakan, perbatasan NKRI selalu diabaikan presiden Indonesia dari periode ke periode. Padahal, perbatasan adalah wajah awal yang bisa dilihat negara lain. Ia berharap, Kementerian Dalam Negeri (Depdagri) bisa menyelesaikan masalah perbatasan dengan berkoordinasi dengan lembaga lain, seperti Kementerian Pertahanan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan lainnya.
Depdagri harus menjadikan persoalan ini sebagai prioritas. "Ini beban Depdagri agar daerah-daerah perbatasan bisa bersolek dan meningkatkan kualitas SDM-nya,"cetus Siti.
Sementara, Direktur Jenderal Pemerintahan Umum Depdagri, H Sutrisno, melanjutkan, Depdagri dalam waktu dekat segera meresmikan Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan. Lembaga ini akan melakukan kerja sama dengan sejumlah kementerian lainnya, organisasi masyarakat, swasta dan masyarakat. "Tingggal tunggu Keppres keluar saja," terang Sutrisno.
Sutrisno mengungkapkan, Badan Perbatasan nantinya akan menangani masalah yang berkaitan dengan perbatasan NKRI sekaligus menampung semua aspirasi masyarakat. Depdagri berharap, Badan Perbatasan bisa menyelesaikan semua masalah perbatasan NKRI.(Andhini)



