Kluster Kelapa Sawit Undang Investor
Metrotvnews.com, Dumai: Menteri Perindustrian (Menperin), MS Hidayat, menyatakan, pencanangan klaster kelapa sawit yang dilakukan pemerintah akan mengundang investor untuk mengembangkan industri hilir berbasis sumber daya alam.
"Industri hilir kelapa sawit di Kuala Enok dan Dumai bukan saja penting bagi Riau tetapi juga tatanan perekonomian nasional karena mampu mengundang investor dengan sendirinya," ujar Menperin.
Menperin menyatakan hal itu ketika pencanangan pengembangan klaster industri berbasis pertanian dan oleochemical di Kuala Enok dan Dumai dilakukan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa, di Kawasan Industri Dumai (KID), Pelintung, Dumai, Riau, Sabtu (23/1)
Lebih lanjut, MS Hidayat mengatakan, Indonesia sebagai salah satu negara yang mengandalkan kekayaan berbasis pada sumber daya alam masih dilirik oleh para investor luar negeri.
Potensi kluster industri hilir kelapa sawit sebagai negara penghasil utama minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dengan areal perkebunan pada tahun 2008 seluas 6,6 juta hektare dengan produksi 18 juta ton CPO.
Dengan produksi 18 juta ton itu, Indonesia merupakan penyumbang terbesar kebutuhan CPO dengan persentase 50,2 persen dari total produksi sawit dunia dengan penyumbang devisa bagi negara sebesar 13,79 miliar dolar AS.(Ant/RIZ)




Dengan adanya investor masuk ke Indonesia maka hal tersebut tentunya akan lebih meningkatkan produksi CPO dan pestinya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga oleh karena itu hal ini menurut saya perlu dilakukan.
Semoga ditahun tahun yang akan datang Indonesia tetap menjadi penyumbang CPO terbesar dunia.
salam...