Turis Asing Mengeluhkan Listrik Padam di Bali

Nusantara / Selasa, 26 Januari 2010 11:01 WIB

Metrotvnews.com, Denpasar: Turis asing dan warga mengeluh dengan terjadinya kembali pemadaman listrik bergilir di Bali. Padahal, Perusahaan Listrik Negara (PLN) sejak 8 Januari lalu menyatakan tak akan ada lagi pemadaman.

"Saya tidak merasa nyaman kalau penerangan kayak begini. Di negara kami kalau ada pemadaman listrik pasti ada pengumuman lewat media massa, tidak seperti ini yang tiba-tiba mati," kata James Martine, wisatawan asal Australia di Denpasar, Selasa (26/1).

Martine sering berlibur ke Pulau Dewata. Ia menyatakan pasokan listrik di Bali tidak bisa dijamin keberlangsungannya. Menurutnya, semestinya PLN dan pemerintah harus berkoordinasi jika akan ada pemadaman listrik. Dengan begitu pengumanan akan bisa disebarluaskan jauh-jauh hari dan masyarakat sudah bersiap untuk mengantisipasi dengan penerangan lain.

"Kalau sudah ada pengumanan pemadaman listrik, warga kan bisa bersiap-siap mengganti penerangan lain, seperti menyediakan lampu petromaks atau lilin," ucapnya.

Sementara Ketut Geriya juga mengaku kecewa dengan kondisi ini. Padahal, sejak 8 Januari 2010, PLN menyatakan tidak ada lagi pemadaman listrik, namun ternyata pada Senin malam padam lagi. Warga Desa Batubulan, Kabupaten Gianyar ini mengatakan, semestinya PLN harus mengantisipasi agar tidak ada pemadaman listrik tersebut. Apalagi PLN telah mengumumkan lewat media massa, bahwa jaringan listrik di PLTG Gilimanuk sudah normal kembali setelah masa pemeliharaan sejak pertengahan Oktober 2009 atau sekitar empat bulan lamanya.

"Ini sungguh memalukan Bali, yang nota bene sebagai daerah pariwisata, pasokan listriknya masih byarpet alias hidup mati," ucapnya.

Sementara Humas PT PLN Distribusi Bali Agung Mastika saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya terpaksa melakukan pemadaman listrik pada daerah tertentu, karena terjadi gangguan lagi di pembangkit listrik yang ada di Gilimanuk, Kabupaten Jembrana dan di Pemaron, Buleleng.

"Kami terpaksa melakukan pemadaman listrik, karena ada gangguan kerusakan pada pembangkit listrik di Gilimanuk maupun di Pemaron," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya belum bisa menentukan sampai kapan listrik ini bisa normal kembali. Sebab, PLTG tersebut terjadi tergangguan cukup serius. "Kami berupaya memperbaiki dulu, namun kami belum bisa menentukan kapan pasokan listrik ini akan normal kembali," ucapnya.

Saat ini beban puncak listrik di Bali mencapai 493 megawatt. Sedangkan daya pasoknya hanya 562 megawatt yang disuplai dari pembangkit lokal di Bali maupun dari sistem Jawa-Bali.(Ant/BEY)



Bookmark and Share

KOMENTAR [2]

  • Franky, Minggu, 14-Februari-2010

    Pak Dahlan khan sebelum menjabat Dirut PLN banyak tulisannya mengenai energi listrik,apa nggak bisa energi matahari dan angin spt yg bapak lihat di China sana di terapkan di lokasi tertentu spt Bali,Lombok,atau pulau2 lainnya..atau kembali ke kejawaban klasik.."belum ada dananya?"...maklum dana negara masih dipergunakan utk kebutuhan yg lain ya pak..beli mobil baru,rumah baru

  • benny, Selasa, 26-Januari-2010

    klau pln saja tidak bisa mendukung kelancaran keparawisataan bali dengan alasan teknis bukan saja di bali di daerah saya saja Lombok di berlakukan pemadaman bergilir kok,,,, bagaimana kita bisa menyainggi parawisata negara tetangga kita seperti bankkok misalnya,hallo Bapak Dahlan Iksan sampai kapan ni pak

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *