Pelaku Teroris Poso Lama Kos di Sidoarjo
Metrotvnews.com, Jakarta: Pelaku teroris Poso, Sulawesi Tengah, yang ditangkap di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, tiga hari lalu, ternyata selama ini indekos di Sidoarjo. Ia tinggal di rumah kos di RT 6, Desa Bohar, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jatim. Begitulah yang dirilis Markas Besar Polri, Jakarta, Jumat (29/1).
Rumah kos ini masuk di dalam gang perkampungan. Namun, masih berdekatan dengan rumah warga lainnya. Indekos ini sempat digerebek tim Detasemen Khusus 88 Antiteror, Jumat lalu. Tim Densus menyita sejumlah barang bukti, seperti laptop, buku dan majalah.
Meski tinggal berdekatan dengan rumah warga lainnya, para tetangga tidak ada yang mengenal identitas Eko Budi Wardoyo (32) yang sebenarnya. Eko dikenal memiliki bermacam-macam nama alias. Di antaranya adalah Marzuki, Januar dan Azwar. Dia jarang bergaul dengan tetangga dan sering keluar rumah. Ia tinggal bernama istrinya yang mengaku bernama Wiwik, perempuan asal Kediri. Selain itu juga terdapat dua anak mereka yang masih berumur empat dan dua tahun.
Dalam pengakuannya kepada warga, awalnya Eko mengaku bekerja sebagai penerjemah bahasa Arab. Setelah itu dia ganti pekerjaan jual beli laptop bekas. Eko ditangkap tim Densus 88 karena terlibat beberapa aksi teror di Poso pada 2005. Di antaranya adalah kasus peledakan di Tentena, Poso, penembakan pendeta Susianti di Tinulele, Poso dan peledakan pasar Tual di Palu. Bom menewaskan 22 orang tewas dan 93 terluka.(BEY/Heri Susetyo)




masyarakat kita kebanyakan terlalu baik dan tidak pka terhadap situasi dan perilaku orang lain yang kadang kadang sukar utnuk dipercaya baik mengenai cara berpakaian atau cara bagaimana seseorang menafkahi keluarganya . kalau seseorang sering berpindah kontrakan atau seorang isteri yang berpenampilan lain sep selalu pakai jilbab atau cadar dan sering pergi ke mall padahal tidak diketahui bagaimana suaminya berprofesi cari nafkah atau hidup sejahtera melebihi orang lain padahal suaminya jarang ditempat atau tidak jelas usahany, apabila ada tanda tanda seperti ini patut dicurigai
sebagai keluarga teroris yang ekonominya ditunjang oleh lembaga tertentu asal mau menjalankan misinya sebagai teroris.