Pelaku Teroris Poso Lama Kos di Sidoarjo

Hukum & Kriminal / Jumat, 29 Januari 2010 23:45 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Pelaku teroris Poso, Sulawesi Tengah, yang ditangkap di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, tiga hari lalu, ternyata selama ini indekos di Sidoarjo. Ia tinggal di rumah kos di RT 6, Desa Bohar, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jatim. Begitulah yang dirilis Markas Besar Polri, Jakarta, Jumat (29/1).

Rumah kos ini masuk di dalam gang perkampungan. Namun, masih berdekatan dengan rumah warga lainnya. Indekos ini sempat digerebek tim Detasemen Khusus 88 Antiteror, Jumat lalu. Tim Densus menyita sejumlah barang bukti, seperti laptop, buku dan majalah.

Meski tinggal berdekatan dengan rumah warga lainnya, para tetangga tidak ada yang mengenal identitas Eko Budi Wardoyo (32) yang sebenarnya. Eko dikenal memiliki bermacam-macam nama alias. Di antaranya adalah Marzuki, Januar dan Azwar. Dia jarang bergaul dengan tetangga dan sering keluar rumah. Ia tinggal bernama istrinya yang mengaku bernama Wiwik, perempuan asal Kediri. Selain itu juga terdapat dua anak mereka yang masih berumur empat dan dua tahun.

Dalam pengakuannya kepada warga, awalnya Eko mengaku bekerja sebagai penerjemah bahasa Arab. Setelah itu dia ganti pekerjaan jual beli laptop bekas. Eko ditangkap tim Densus 88 karena terlibat beberapa aksi teror di Poso pada 2005. Di antaranya adalah kasus peledakan di Tentena, Poso, penembakan pendeta Susianti di Tinulele, Poso dan peledakan pasar Tual di Palu. Bom menewaskan 22 orang tewas dan 93 terluka.(BEY/Heri Susetyo)



Bookmark and Share

KOMENTAR [1]

  • mohammad thojib, Sabtu, 30-Januari-2010

    masyarakat kita kebanyakan terlalu baik dan tidak pka terhadap situasi dan perilaku orang lain yang kadang kadang sukar utnuk dipercaya baik mengenai cara berpakaian atau cara bagaimana seseorang menafkahi keluarganya . kalau seseorang sering berpindah kontrakan atau seorang isteri yang berpenampilan lain sep selalu pakai jilbab atau cadar dan sering pergi ke mall padahal tidak diketahui bagaimana suaminya berprofesi cari nafkah atau hidup sejahtera melebihi orang lain padahal suaminya jarang ditempat atau tidak jelas usahany, apabila ada tanda tanda seperti ini patut dicurigai
    sebagai keluarga teroris yang ekonominya ditunjang oleh lembaga tertentu asal mau menjalankan misinya sebagai teroris.

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *