Menkominfo Imbau Media Turut Bangun Karakter Bangsa
Metrotvnews.com, Palembang: Media diimbau membuat agenda untuk turut memperkuat karakter bangsa melalui pilihan berita atau konten yang mencerahkan para pembacanya, demikian imbauan Menteri Komunkasi dan Informasi (Menkominfo) Tifatul Sembiring pada Konvensi Media Massa, Senin (8/2), di Palembang, Sumatra Selatan.
Konvensi tersebut diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), sebagai salah satu rangkaian acara Hari Pers Nasional yang tahun ini diselenggarakan di Palembang.
Hadir pada Konvensi tersebut Ketua Umum PWI Pusat Margiono, wartawan senior Rosihan Anwar dan lebih dari 200 tokoh pers nasional dan daerah.
"Setelah kita semua menikmati kebebasan pers, mari kita renungkan. Selanjutnya apa yang kita perjuangkan?" Demikian pertanyaan retoris yang diajukan Menkominfo kepada para tokoh pers yang hadir.
"Ada tanggung jawab kita semua untuk turut membangun sebuah masyarakat baru dan menentukan wajah Indonesia masa depan," tegas Tifatul.
Konvensi Media Massa di Palembang ini bertema 'Masa Depan Pers Indonesia dan Pemberantasan Korupsi', menghadirkan para pembicara dari kalangan pers, seperti Agung Adi Prasetyo, Malik Sjafei, Fofo Santoso dan lain-lainnya. Kapolri Jendral Polisi Bambang Hendarso Danuri, Jaksa Agung Hendarman Supandji dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Tumpak Hatorangan Panggabean juga menjadi pembicara.
Acara tersebut juga dihadiri Gubernur Sumsel Alex Noerdin dan Staf Khusus Kepresidenan Deny Indrayana. Puncak Hari Pers Nasional akan diselenggarakan pada 9 Pebruari yang akan diisi pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dilanjutkan dengan kuliah perdana Presiden pada sekolah jurnalisme yang dirintis Dewan Pers dan PWI Pusat di Palembang. (Ant/RIZ)




Pemimpin sejati adalah berani membuktikan bahwa yang benar itu tetap benar dan salah tetap salah gak pakai basa basi, lebih baik kita dibenci sejuta umat tapi disayang oleh Allah demi menegakkan kebenaran.
Kayaknya wkt belum jadi menteri mantap sekali TS.....eee dah jadi kok malah forget...piye toh mas...mas...lain lubuk lain ikan, lain ladang lain pulak belalang..jan..jan....amit..amit.....malah isin dewe..ahh....karepmu kono..mas..mergo suara rakyat suara hantu ra usah dirungokno....
Pemimpin sejati adalah berani membuktikan bahwa yang benar itu tetap benar dan salah tetap salah gak pakai basa basi, lebih baik kita dibenci sejuta umat tapi disayang oleh Allah demi menegakkan kebenaran.
Kayaknya wkt belum jadi menteri mantap sekali TS.....eee dah jadi kok malah forget...piye toh mas...mas...lain lubuk lain ikan, lain ladang lain pulak belalang..jan..jan....amit..amit.....malah isin dewe..ahh....karepmu kono..mas..mergo suara rakyat suara hantu ra usah dirungokno....
Ass..Pak TS, gimana nih jdi Menkominfo kok gak ada gebrakan padahal 100 hari kerja kabinet dah lewat tapi kok loyo mas..??? buktikan donk kalau PKS anti yang menor2 dan anti dengan pamer aurat, apakah cuma untuk kelompok PKS aja terus orang lain atau masyarakat yang salah dibiarkan gitu ya..?? tolong donk pak !! kami muak dengan tontonan tsb malu dgn anak, mertua, besan kalau sedang sama2 menonton. masak budaya kita di acak-acak terus dicampur budaya barat. Kalau hanya mempertahankan HAM bukan begitu, karena HAM adalah yang dalam koridor, tapi yang diluar koridor sikat aja gak usah ragu-ragu. rakyat punya penilaian sendiri terhadap pemimpin, mana yang pas dan tidak pas, kalau terus menerus begini namanya Me..Lem..Pem.....
pak Tif pernah jadi Preside kan ?
usahakan tetap konsisten dengan "main frame" sebelum jadi menteri. dulu kan katanya suka membela yang benar. sekarang masih nggak ya setelah "duduk"jadi menteri ?jangan lupa pak Tif kadang orang duduk suka jadi nganuk dan tertidur. bisa pulas lagi. tapi saya percaya anda tidak seperti itu.
Hei PKS..... ente memang udah melenceng jauh dari agenda reformasi. Polularitas PKS akan semakin menurun dgn beragam tingkah laku anehnya Tifatul Sembiring..