Metrotvnews.com, Polewali Mandar: Pengadilan Negeri Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kemarin, mulai menyidangkan kasus korupsi yang melibatkan bupati Mamasa serta 24 mantan anggota DPRD Mamasa periode 2004 - 2009. Kasus korupsi dana Sekretariat DPRD Mamasa yang disangkakan pada para terdakwa dinilai telah merugikan negara Rp1,2 miliar. Para mantan anggota DPRD Mamasa itu dianggap merugikan negara hinnga Rp1,2 miliar karena menerima tunjangan rangkap dan mark up anggaran. Dari 24 mantan wakil rakyat ini, satu di antaranya saat ini menjadi bupati Mamasa, yakni Obed Nego Depparinding dan enam lainnya juga terpilih menjadi anggota DPRD periode sekarang. Sidang perdana kemarin hanya dihadiri 19 orang. Para terdakwa menyatakan, dana yang dianggap merugikan negara sudah dikembalikan ke Kas Negara. Namun menurut jaksa penuntut umum, kendati sudah ada pengembalian, proses hukum tetap harus berlanjut. Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembacaan eksepsi. Para terdakwa diancam hukuman penjara maksimal 20 tahun.(Farhanuddin/DSY)
masyarakat mamasa sdh bosan dengan proses penegakan hukm di mamasa. masyarakat sudah tdk mempercayai para penegak hukum di mamasa. apa lagi hakim yang menangani kasus ini juga ikut berproyek dapat ABT lagi tahun ini jadi saya yakin 99% kasus ini akan vacum lagi...
masyarakat mamasa sangat berharap agar proses hukum dapat berjalan dengan baik, sehingga para koruptor yang selalu mengatasnamakan rakyat mendapatkan pelajaran krn sudah menyalahgunakan kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat.
tangkap dan adili para koruptor d,mamasa serta sita harta mereka. jgan ada ampun bagi mereka?????????????
jangan lg ada vonis bebas terhadap semua kasus korupsi yang melibatkan eksekutif dan legislatif kab.mamasa....
kami berharap proses di persidangan dapat berjalan dengan baik,dan Hakim dapat memutuskan dengan seadil-adilnya.sehingga dapat menjadi pelajaran bagi ang. Dewan yang baru untuk tetap bekerja dengan baik dan tidak menyalahgunakan kepercayaan yang telah di berikan oleh Masyarakat Mamasa.agar Mamasa kedepan Lebih Baik....!!
masyarakat mamasa sdh bosan dengan proses penegakan hukm di mamasa. masyarakat sudah tdk mempercayai para penegak hukum di mamasa. apa lagi hakim yang menangani kasus ini juga ikut berproyek dapat ABT lagi tahun ini jadi saya yakin 99% kasus ini akan vacum lagi...
masyarakat mamasa sangat berharap agar proses hukum dapat berjalan dengan baik, sehingga para koruptor yang selalu mengatasnamakan rakyat mendapatkan pelajaran krn sudah menyalahgunakan kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat.
tangkap dan adili para koruptor d,mamasa serta sita harta mereka. jgan ada ampun bagi mereka?????????????
jangan lg ada vonis bebas terhadap semua kasus korupsi yang melibatkan eksekutif dan legislatif kab.mamasa....
kami berharap proses di persidangan dapat berjalan dengan baik,dan Hakim dapat memutuskan dengan seadil-adilnya.sehingga dapat menjadi pelajaran bagi ang. Dewan yang baru untuk tetap bekerja dengan baik dan tidak menyalahgunakan kepercayaan yang telah di berikan oleh Masyarakat Mamasa.agar Mamasa kedepan Lebih Baik....!!