Metrotvnews.com, Jakarta: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak terlibat dalam penggelontoran dana sebesar Rp6,7 triliun untuk Bank Century. PKS menyatakan mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani lah yang paling bertanggungjawab. "Dengan porsi kesalahan 80 persen di Boediono dan 20 persen di Sri Mulyani. Maka Presiden SBY tidak terlibat dalam proses pengambilan kebijakan bailout Bank Century," kata Ketua DPP PKS, Mahfudz Siddiq melalui pesan singkat kepada wartawan, Selasa (9/2). Menurut Mahfudz, tak ada alasa kuat bagi Panitia Khusus Bank Century untuk memanggil Presiden sebagai saksi. Pasalnya, Presiden hanya dilaporkan kebijakan yang diambil Komite Stabilitas Sistem Keuangan. "Hal ini diakui oleh Sri Mulyani (mantan Ketua KSSK) yang melapor ke Presiden via SMS keputusan kebijakan bail out Bank Century pada 21 November 2008," ungkap mantan Ketua Fraksi PKS itu. Mahfudz menerangkan, penanganan Bank Century sejak pemberian Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek hingga penetapan sebagai bank gagal dan ditengarai berdampak sistemik merupakan keputusan Bank Indonesia yakni, Boediono. "Jadi kasus Bank Century merupakan tanggung jawab Boediono dan Sri Mulyani," tegas Mahfudz.(Andhini)
PKS!!......... Apakah yang antum katakan itu benar2 dari lubuk hatimu yang paling dalam...........Ingatlah PKS !!!, Sekarang ini public banyak yang berburuk sangka padamu, dengan kepolosan penilain mereka yang sangat jujur. Yaa...h !!!pudarnya KOMITMENMU akibat seretan arus kekuasan ( Wallahu A'lam ). Mungkin salah tapi itulah fakta sosial, ana' memang ga ngerti politik sebagaimana politik ga pernah mau ngertiin aku.tapi ana' yakin konstituen antum diluuuuuuar sana, banyak yang sepikiran dengan ana'... 2014 mungkin jadi terbukti. Let us wait, I will with you may be... but it depends on your reality commitmen in the truth. PesankoE ....Katakan yang benar walau posisi jadi taruhannya, itu lebih terhormat dan simpatik dan pasti lebih mulia.Tidak perlu tergesa-gesa ingin jadi besar, Nabi Muhammad SAW aja butuh waktu panjang dalam dakwah baru sukses, ingat ga cerita KODOK yang Mau seperti Kerbau.....Hancur....kan!!!!!!!!!.Untuk meraih hati orang itu yang dibutuhkan adalah PANUTAN nya.
Bang Carlos@ gimana gak takut ma presiden!!!! pks punya 4 menteri dikabinet.....sayang tau dilepas!!!
Bila BI & LPS bertanggung jawab pada Presiden, (sistim PRESIDEN- sial) Trus presiden bertanggung jawab pada siapa?? Rakyat donk?!! walau ada MPR,..MPR kan cuma ``wakil`` dari rakyat. Trus mau diapakan sekarang kasus CENTURY ini...? Dikondisikan saja yuk...biar seperti TAI KUDA di liarnya mengKILAP tapi di dalam nya kasar (gumpalan serat yg kasar)..... yang penting kelihatan meng - KILAP dari luar.
apakah BI $ LPS tak lapor ke Presiden kalo ambil kebijakan BESAR...? Kacciaaaaaaaaaaaaan.....deh pak SBY dianggap tak perlu tahu oleh BI- LPS.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>> Bagaimana jika LPS mengalami kesulitan keuangan? Pemerintah mempunyai komitmen yang tinggi untuk menjaga keberlangsungan LPS termasuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap LPS. UU LPS mengatur bahwa dalam hal modal LPS menjadi kurang dari modal awal, Pemerintah dengan persetujuan DPR akan menutup kekurangan tersebut. >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
PKS!!......... Apakah yang antum katakan itu benar2 dari lubuk hatimu yang paling dalam...........Ingatlah PKS !!!, Sekarang ini public banyak yang berburuk sangka padamu, dengan kepolosan penilain mereka yang sangat jujur. Yaa...h !!!pudarnya KOMITMENMU akibat seretan arus kekuasan ( Wallahu A'lam ). Mungkin salah tapi itulah fakta sosial, ana' memang ga ngerti politik sebagaimana politik ga pernah mau ngertiin aku.tapi ana' yakin konstituen antum diluuuuuuar sana, banyak yang sepikiran dengan ana'... 2014 mungkin jadi terbukti. Let us wait, I will with you may be... but it depends on your reality commitmen in the truth. PesankoE ....Katakan yang benar walau posisi jadi taruhannya, itu lebih terhormat dan simpatik dan pasti lebih mulia.Tidak perlu tergesa-gesa ingin jadi besar, Nabi Muhammad SAW aja butuh waktu panjang dalam dakwah baru sukses, ingat ga cerita KODOK yang Mau seperti Kerbau.....Hancur....kan!!!!!!!!!.Untuk meraih hati orang itu yang dibutuhkan adalah PANUTAN nya.
Bang Carlos@ gimana gak takut ma presiden!!!! pks punya 4 menteri dikabinet.....sayang tau dilepas!!!
Bila BI & LPS bertanggung jawab pada Presiden, (sistim PRESIDEN- sial) Trus presiden bertanggung jawab pada siapa?? Rakyat donk?!! walau ada MPR,..MPR kan cuma ``wakil`` dari rakyat.
Trus mau diapakan sekarang kasus CENTURY ini...?
Dikondisikan saja yuk...biar seperti TAI KUDA di liarnya mengKILAP tapi di dalam nya kasar (gumpalan serat yg kasar).....
yang penting kelihatan meng - KILAP dari luar.
apakah BI $ LPS tak lapor ke Presiden kalo ambil kebijakan BESAR...?
Kacciaaaaaaaaaaaaan.....deh pak SBY dianggap tak perlu tahu oleh BI- LPS.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Bagaimana jika LPS mengalami kesulitan keuangan? Pemerintah mempunyai komitmen yang tinggi untuk menjaga keberlangsungan LPS termasuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap LPS. UU LPS mengatur bahwa dalam hal modal LPS menjadi kurang dari modal awal, Pemerintah dengan persetujuan DPR akan menutup kekurangan tersebut.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>