Komnas Perlindungan Anak akan Kirim Surat ke Presiden
Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Nasional Perlindungan Anak berencana mengirim surat ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait kasus kekerasan terhadap anak dan anak jalanan. Demikian diungkapkan Sekretaris Jenderal Komnas Perlindungan Anak Aris Merdeka Sirait di Jakarta, Selasa (9/2).
Menurut Aris, pemerintah harus bertanggung jawab atas kekerasan terhadap anak-anak. Awal 2010 tercatat fenomena kekerasan anak-anak cenderung mengkhawatirkan. Untuk itu dia mendesak pemerintah segera menjalankan program Weekend Market.
Weekend Market bisa memberikan suasana baru bagi anak jalanan. Bisa pula menyalurkan bakat keterampilan. Dia tak habis pikir mengapa pemerintah dan Biro Pusat Statistik hingga kini tidak memiliki data akurat anak jalanan, padahal itu tanggung jawab pemerintah.(Samsuri F./*****)




Mudah-mudahan Pemerintah mau menanggapi dengan serius permasalahan kasus kekersan terhadap anak baik di jalanan maupun dalam rumah tangga, karena hal ini sudah sepantasnya menjadi perhatian penting yang harus dituntaskan agar korban KDRTA tidak semakin bertambah banyak, dan para pelakunya diberikan hukuman yang seberat-beratnya. Mengingat tindakan para pelaku KDRTA yang kejam, yang tidak sedikit mengakibatkan para korban KDRTA kehilangan masa depan bahkan kehilangan nyawa.
Anak adalah titipan Tuhan maka sebagai manusia kita harus senantiasa menjaga anak-anak dari kekerasan.