33 Persen Rumah di Jabar Belum Berlistrik

Nusantara / Sabtu, 13 Februari 2010 15:20 WIB

Metrotvnews.com, Garut: Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan menyatakan terdapat 33 persen rumah yang dihuni sekitar 14 juta kepala keluarga (KK) atau 42 juta penduduk di daerahnya belum berlistrik.  Mereka bermukim di perkampungan yang belum memiliki jaringan penerangan listrik, meski seluruh desa di Jawa Barat telah teraliri.

Demikian diungkapkan Ahmad Heryawan saat ditemui pada kunjungan kerja ke lapangan geothermal (panasbumi) yang dieksploitasi PT. Chevron Geothermal Indonesia (CGI) di kampung Darajat, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Sabtu (13/2).

Sedangkan kemampuan pemerintah provinsi, tahun ini hanya bisa membangun jaringan penerangan listrik bagi 77 ribu rumah dengan mengalokasikan anggaran Rp50 miliar, sehingga diingatkan agar tidak terdapat perkampungan penduduk sekitar wilayah operasional PT. CGI yang tak teraliri listrik.

Karena dari kampung Darajat Garut, diproduksi energi listrik sejak 1994 yang kini telah mencapai sebesar 259 mega waat elektrik (MWe), dengan tiga unit pembangkitan untuk memasok pemenuhan kebutuhan listrik inter koneksi Jawa, Madura dan Bali.

"Jangan seperti di Jati Luhur, meski merupakan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) terbesar di Indonesia, namun tidak seluruh desa di Purwakarta teraliri listrik," tegas Gubernur Ahmad Heryawan.

Kondisi yang memprihatinkan tersebut, saat ini bisa menimbulkan gangguan sosial masyarakat, sehingga warga perkampungan di kecamatan Pasirwangi Garut pun, harus dapat merasakan modernisasi dari hasil sumber daya alam pegunungannya.

Sedangkan mengenai teknik jaringan bertegangan sangat tinggi, agar bisa ikut dinikmati warga perkampungan sekitarnya, dipastikan dapat diupayakan dengan teknologi pula yang penting adanya niat dan kemamuan baik untuk menyejahterakan masyarakat.

Ia mempertanyakan sampai sekarang pihak PT. CGI masih belum menyebutkan total nilai riel anggaran yang dialokasikan bagi program "Community Development" untuk pemberdayaan masyarakat. Padahal jika tidak bisa diumumkan kepada publik, bisa dikemukakan kepada kalangan stakehorder lainnya.

Dihubungi terpisah camat Pasirwangi, Engkus Kusmayadi menyatakan seluruh 12 desanya telah tersentuh jaringan penerangan listrik, tetapi sampai sekarang masih terdapat sekurangnya 1.200 penduduk di perkampungan yang hanya memanfaatkan lampu pelita di malam hari, akibat belum terdapat jaringan listrik.

Namun jika terdapat beberapa warga tersebut, yang rumahnya telah teraliri arus listrik dan terang benderang di malam hari. Itupun hanya menyambung arus listrik dengan kabel dari tetangga sebelah.(Ant/BEY)



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *