Jurnalis Cianjur Gelar Festival Seni dan Budaya Sunda
Metrotvnews.com, Cianjur: Jurnalis atau wartawan di Cianjur, Jawa Barat, menggelar festival seni dan budaya sunda, Ahad (14/2) kemarin. Festival digelar dalam rangka Hari Pers Nasional. Para wartawan media cetak dan elektronik ini juga menggelar helaran (pawai) budaya sunda yang ada di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Dalam helaran seni dan budaya itu, sejumlah kesenian tradisional khas Sunda-Cianjuran ditampilkan seperti kuda kosong, reak, rengkong kenteng, bangkong reang, rampak suling, rampak kolotok, kesenian calung, angklung, goong renteng, pencak silat, serta partisan dari kebudayaan Tionghoa, barongsai naga.
Para peserta terdiri dari sejumlah kalangan seniman dan budayawan Cianjur, serta ratusan pelajar dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, yang berada di Kabupaten Cianjur. Pawai berkeliling dari Jalan Profesor Muhammad Yamin hingga menuju Jalan Adi Sucipto di depan kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cianjur.
Kesenian yang nyaris punah dan ditunggu-tunggu penampilannya dalam pentas tersebut yakni kesenian kuda kosong. Kesenian kuda kosong sempat menghilang belasan tahun. Nyaris hilangnya kesenian tersebut karena sempat menjadi polemik dan kontroversi bagi Majelis Ulama Islam (MUI) dan ormas Islam. Menurut kalangan ulama, kuda kosong mengandung syirik, yang dilarang oleh agama.
Menurut Abah Ruskawan, budayawan Sunda yang juga wartawan senior di Cianjur, saat ini generasi muda sudah selayaknya peduli terhadap kebudayaan Indonesia, khususnya sunda yang kian hari kian meredup.(Arief Rahman/RIZ)



