Bukan Buaya Biasa di Palu

Nusantara / Jumat, 19 Februari 2010 09:45 WIB

Metrotvnews.com, Palu: Beberapa hari terakhir warga sekitar Sungai Palu, Sulawesi Tengah, tertarik dengan kemunculan tiga ekor buaya di sungai. Hampir setiap malam, kemunculan buaya jadi tontonan warga setempat dan warga luar daerah.

Menurut Kadir (47), warga, buaya muncul sekira pukul 18.00 hingga 23.00 WITA. "Terkadang hanya satu ekor saja yang muncul. Terkadang juga tiga buaya sekali muncul bersamaan, sehingga menarik perhatian warga setempat," imbuhnya.

Lokasi kemunculan buaya di sekitar 25 meter dari Jembatan Gantung, penghubung Desa Nunu dengan Maesa. Tak jarang warga memberi makanan berupa ayam bahkan kambing mati. Binatang dilemparkan ke sungai, dan dengan buasnya langsung diterkam si buaya.

Beruntung kehadiran buaya tidak menggangu warga ataupun meresahkan penambang pasir. Sejumlah tokoh masyarakat mengaku itu bukan buaya biasa, tetapi "penghuni" alias "penjaga" sungai. "Kalau buaya biasa, pasti warga yang menambang pasir di sungai sudah dimangsa," ucap Rahamuddin, tomas di Kota Palu.(Ant/*****)



Bookmark and Share

KOMENTAR [1]

  • Desi, Jumat, 19-Februari-2010

    "Beruntung kehadiran buaya tidak menggangu warga ataupun meresahkan penambang pasir"
    --> tapi harus hati2 loh, namanya aja binatang buas...perlu perhatian dari pemerintah setempat, jgn tungu sampai ada korban jiwa

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *