Junta Niger Janji Kembali ke Pemerintahan Sipil

Internasional / Senin, 22 Februari 2010 19:50 WIB

Metrotvnews.com, Niamey: Amerika Serikat, Senin (22/2) menyerukan transisi damai dan segera dari pemerintahan militer ke pemerintahan sipil di Niger pascakudeta militer terhadap Presiden Mamadou Tandja. Seruan ini muncul setelah junta militer berjanji untuk menyerahkan kekuasaan kepada pemerintahan sipil. Janji itu akan menjadi kenyataan setelah para politisi menyetujui konstitusi baru. Langkah selanjutnya menggelar pemilihan umum.

"Amerika Serikat melanjutkan mendukung harapan rakyat Niger untuk melihat hukum ditegakkan kembali dan transisi damai yang berujung pada pemilihan umum yang adil dan transparan," sebuah pernyataan dalam bahasa Perancis yang dikeluarkan Kedutaan AS di Niamey. Washington sebelumnya telah menyerukan untuk kembali ke demokrasi pada Jumat lalu.

Organisasi non-pemerintah juga telah mengeluarkan seruan yang serupa. "Kami menyeru militer untuk memenuhi janjinya guna mengembalikan demokrasi sesegera mungkin," kata FUSAD, sebuah organisasi yang memayungi organisasi nonpemerintah lokal.

Junta memberikan jaminan yang diperlukan kepada delegasi internasional bahwa negara itu akan kembali ke demokrasi berdasarkan undang-undang melalui dialog di antara seluruh partai politik dan gerakan masyarakat sipil untuk menggelar Pemilu. Namun, pemerintah militer tidak memberikan tenggat waktu dalam perundingannya dengan PBB dan utusan Afrika di Niamey, Ahad kemarin.

Niger mengalami ketidakstabilan politik tahun lalu ketika Tandja memutuskan untuk memperpanjang kekuasaannya, lebih dari 10 tahun. Langkah itu memicu kemarahan di dalam dan luar negeri. Niger dicekal dari organisasi kawasan ketika Uni Eropa, donor utama di negara miskin itu menunda bantuannya.

Militer mengatakan bahwa mereka mengambil keputusan itu karena dialog antara Tandja dan pesaing politiknya macet. Jika hukum di negara itu tidak dilanggar, para pejabat militer mengatakan tidak akan melakukan kudeta. Junta mengatakan Tandja, yang ditahan dalam sebuah penyerbuan di istana presiden, Kamis lalu, ditahan di tempat yang sama di Niamey. Palang Merah diizinkan untuk menemui Tandja.(Ant/BEY)



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *