Ayah Ningsih Tersangka

Hukum & Kriminal / Minggu, 28 Februari 2010 08:35 WIB

Metrotvnews.com, Cikarang: Ayah kandung Gia Wahyu Ningsih (4) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penelantaran anak. "Penetapan tersangka setelah polisi mendengarkan kesaksian ibunda Ningsih, Mimih Sanjaya (35), keponakan, dan lima tetangganya terkait pemasungan yang dialami korban sejak tiga tahun lalu," kata Kopolrestro Bekasi Kabupaten Kombes Herry Wibowo di Cikarang, Sabtu.

Bachtiar Angkotasan (47), tambah Herry, diduga melanggar Undang-Undang (UU) Perlindungan anak setelah diperoleh keterangan menelantarkan putrinya dengan cara mengikat tubuh korban menggunakan seutas tali di kamarnya selama tiga tahun hingga sulit berinteraksi dengan lingkungan.

"Mimih Sanjaya (35) dalam keterangannya kepada polisi membantah telah menelantarkan Ningsih. Mimih justru memberikan keterangan yang bertolak belakang dengan keterangan suaminya," kata Herry.

Menurut Herry, Mimih hingga kini belum berstatus cerai dengan Bachtiar. Bahkan sejak berpisah dengan putrinya tiga tahun lalu, Mimih belum menikah lagi.

"Sejak berpisah pergi dari rumah di Bekasi, Mimih mencoba untuk membawa pergi kedua anaknya, namun diambil kembali oleh Bachtiar," ujar Herry.

Dalam pengakuannya, kata Herry, Mimih yang selama ini tinggal di Tangerang juga mengaku diancam akan dibunuh jika berani kembali ke rumah di Kampung Jati RT 04 RW 02, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi untuk mengambil anaknya.

"Mimih selama ini mengaku tidak berniat menelantarkan Ningsih, dan tidak mengetahui jika putrinya diperlakukan seperti itu. Mimih baru tahu kabar itu setelah melihat dan membaca pemberitaan di sejumlah media tentang Ningsih. Sehingga munculnya kasus ini memang disebabkan persoalan ekonomi keluarga," jelas Herry.

Sementara itu berdasarkan keterangan Bachtiar yang berprofesi sebagai pengamen yang berpenghasilan minim terpaksa mengikat Ningsih karena khawatir kabur tidak ada yang menjaga selama ia bekerja.(Ant/ICH)



Bookmark and Share

KOMENTAR [1]

  • Nggak Tega, Minggu, 28-Februari-2010

    Nggak tega baca berita ini, anak seumur itu dibuat seperti itu.
    Yang mengherankan, apa para tetangga nggak ada perhatian ke lingkungan ya kok nggak pernah dengar ada tangis anak. Apa fungsi RT kalau masih ada saja kejadian seperti ini? Cuma buat KTP saja?

    Paling tidak kan cari tahu, waktu bapaknya mengamen, anak itu sama siapa .... Sepertinya kok saling cuek antar warga ..

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *