Polisi Cari Pengirim Pesan Provokasi Aksi HMI
Metrotvnews.com, Jakarta: Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya selidiki oknum yang mengirim pesan singkat melalui telepon selular bernada provokasi terkait aksi unjuk rasa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
"Ada informasi pesan singkat yang menyesatkan, kita akan selidiki terus karena sumbernya sudah ada," kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Jakarta, Sabtu (6/3).
Ia mengatakan, pesan singkat itu menyebutkan petugas polisi memprovokasi dan tidak 'pandang bulu' lagi untuk mengatasi aksi unjuk rasa mahasiswa maupun elemen masyarakat lainnya.
Kabid Humas menyatakan, penyebar pesan singkat tersebut juga sengaja ingin membenturkan polisi dengan elemen masyarakat yang berunjuk rasa sehingga masyarakat tidak simpati terhadap polisi. "Masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan pesan singkat itu," katanya.
Meskipun sudah mengantongi sumber penyebar pesan singkat tersebut, namun Boy enggan menyebutkan inisial maupun identitasnya karena masih dalam tahap penyelidikan.
Perwira menengah kepolisian itu juga meminta para aktivis HMI melakukan aksi secara tertib dan menjauhkan budaya kekerasan, serta tidak bertindak anarkis di luar ketentuan yang ada sesuai Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
"Polisi pada prinsipnya tidak melarang aksi, namun masyarakat harus memberitahukan rencana aksinya 24 jam sebelumnya," kata Boy seraya menambahkan masyarakat juga melaporkan jumlah massa dan atribut aksnya.
Sebelumnya, sejumlah aktivis HMI Cabang Jakarta melakukan aksi dengan membakar ban dan memblokir jalan sehingga berujung ricuh dengan anggota polisi di kantor HMI cabang Jakarta di Jalan Cilosari, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (5/3) malam.
Kejadian berawal saat mahasiswa melakukan aksi di Jalan Diponegoro, namun polisi menghadangnya di depan kantor HMI Cabang Jakarta, polisi meminta mahasiswa untuk kembali masuk ke dalam kantor. "Aksi itu tanpa pemberitahuan kepada polisi," katanya. (Ant/ICH)




hmmm....
mendingan talk less do more aja deh .
unjuk rasa mah unjuk rasa ,, tapi klo ngajak bikin ricuh , mendingan di rumah nyambel .....
udah gitu, katanya himpunan mahasiswa islam ,, mana islam nya???
solatnya aja bolong bolong,,, .
kampungan .
Sungguh memalukan atas tindakan anggota polisi yang di nilai ga pikir 3x sebelum berbuat....
akhir'a tindakan itu memicu konflik di seluruh wilayah indonesia...