Bentrok di Flores Timur, 17 Orang Tertembak

Hukum & Kriminal / Senin, 8 Maret 2010 00:46 WIB

Metrotvnews.com, Kupang: Sebanyak 17 orang terkena tembakan senapan tumbuk dalam bentrokan antar dua desa di Kabupaten Flores Timur, provinsi Nusa Tenggara Timur, Minggu, terkait masalah batas wilayah.

Salah seorang warga Lamahala, Rahman Sengaji, Ahad (7/3) malam mengatakan, insiden itu terjadi pada saat warga Lamahala, Kecamatan Adonara Timur sedang di jalan menuju kebun mereka di perbatasan antara Adonara Timur dengan Kecamatan Adonara Tengah.

"Diperkirakan ada 17 orang terkena tembakan, tujuh dalam kondisi serius dan saat ini sudah dilarikan ke Larantuka, ibukota Kabupaten Flores Timur untuk mendapat pertolongan medis," katanya.

Rahman mengatakan anggota TNI dari Larantuka sudah tiba dilokasi kejadian untuk menjaga keamanan. Sengaji mengatakan saat ini para orang tua dan pemuda Lahamala sedang mengadakan pertemuan untuk membahas masalah ini.

Ketua Kerukunan Marga Lamahala (Kemala), Haji Mad Wongso, yang dihubungi secara terpisah mengaku sedang memimpin pertemuan dengan warga Lamahala di Kupang untuk membahas masalah ini.

Menurutnya hal terpenting adalah melakukan pencegahan agar tidak terjadi serangan balik karena bisa menimbulkan jatuhnya korban jiwa dari kedua belah pihak.

Dia berharap pemerintah segera mencari jalan keluar untuk menyelesaikan masalah ini agar tidak meluas menjadi pertikaian antar kampung.(Ant/RIZ)



Bookmark and Share

KOMENTAR [3]

  • wulandari, Jumat, 28-Mei-2010

    cara terbaik untuk menyelesaikan masalah konflik tapal batas adalah kembali pada sejarah, dan lembaran sejarah yang akan menyampaikan kebenaran yang sesungguhnya

  • Vincenciius Wijaya, Senin, 22-Maret-2010

    Orang Flores umumnya tahu bagaimana sejarah yang sudah dipertahankan nenek moyang. Khususnya tentang hubungan antar kampung, dan juga mengenai batas wilayah. Bentrokan ini terjadi karena anak muda sekarang ini yang lupa dengan sejarah.
    Jadi untuk menyelesaikan masalah bentrok di Adonara ini, mestinya kedua belah pihak mau menahan diri dan kembali melihat sejarah.

  • godeaindra, Selasa, 9-Maret-2010

    ya iyulah indonesia,,,,masalah batas wilayah kecamatan saja bisa saling baku tembak,,,,
    padahalkan kedua kecamatannya masih dalam naungan NKRI jadi buat a[pa di permasalahkan,,,
    malahan masalah Ambalat,sipadan dan ligitan yang mau diambil oelh negara lain kita tidak menunjukkan action yang berguna,,,kita cuma bisa demo disana sini,,,,tanpa ada action,,,,kita cuma banyak omong,,,alias N A T O

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *