Parlemen Uni Eropa Minta Hamas Bebaskan Gilad Shalit
Internasional / Jumat, 12 Maret 2010 02:35 WIB
Metrotvnews.com, Strasbourg: Para anggota parlemen Eropa secara resmi minta "pembebasan segera" tentara Israel sandera Gilad Shalit yang ditangkap oleh gerilyawan Hamas hampir empat tahun lalu.
"Orang muda itu tinggal di gua, tak punya hak berkunjung, tidak ada dokter, tidak ada pengacara, tidak ada surat, tidak ada pemeriksaan pengadilan (dan) tidak ada Konvensi Jenewa (mengenai hak asasi manusia)," kata anggota parlemen liberal Belgia Frederique Ries, Kamis (11/3).
Ia berbicara dalam debat di majelis Strasbourg parlemen Eropa, disaksikan oleh ayah Shalit, Noam. Resolusi parlemen juga "meminta Hamas untuk membolehkan Komite Palang Merah Internasional untuk mengunjungi Sersan Shalit tanpa penangguhan, dan untuk mengizinkannya berkomunikasi dengan keluarganya".
Kepala urusan luar negeri UE Catherine Ashton, yang akan mengunjungi Israel akhir bulan ini, dan yang sudah diberi izin untuk masuk Gaza, telah menemui ayah Shalit dengan singkat, Rabu.
Israel menurut laporan telah siap untuk membebaskan sekitar 450 tawanan Palestina sebagai pertukaran bagi Shalit, yang juga memegang kewarganegaraan Perancis. Shalit ditangkap dalam serangan lintas perbatasan yang mematikan dari Gaza oleh para pejuang Hamas pada Juni 2006.
PM Benjamin Netanyahu mengatakan, Selasa, bahwa Israel masih menunggu jawaban dari Hamas, tiga bulan setelah mengajukan tawaran terakhirnya.(Ant/RIZ)
"Orang muda itu tinggal di gua, tak punya hak berkunjung, tidak ada dokter, tidak ada pengacara, tidak ada surat, tidak ada pemeriksaan pengadilan (dan) tidak ada Konvensi Jenewa (mengenai hak asasi manusia)," kata anggota parlemen liberal Belgia Frederique Ries, Kamis (11/3).
Ia berbicara dalam debat di majelis Strasbourg parlemen Eropa, disaksikan oleh ayah Shalit, Noam. Resolusi parlemen juga "meminta Hamas untuk membolehkan Komite Palang Merah Internasional untuk mengunjungi Sersan Shalit tanpa penangguhan, dan untuk mengizinkannya berkomunikasi dengan keluarganya".
Kepala urusan luar negeri UE Catherine Ashton, yang akan mengunjungi Israel akhir bulan ini, dan yang sudah diberi izin untuk masuk Gaza, telah menemui ayah Shalit dengan singkat, Rabu.
Israel menurut laporan telah siap untuk membebaskan sekitar 450 tawanan Palestina sebagai pertukaran bagi Shalit, yang juga memegang kewarganegaraan Perancis. Shalit ditangkap dalam serangan lintas perbatasan yang mematikan dari Gaza oleh para pejuang Hamas pada Juni 2006.
PM Benjamin Netanyahu mengatakan, Selasa, bahwa Israel masih menunggu jawaban dari Hamas, tiga bulan setelah mengajukan tawaran terakhirnya.(Ant/RIZ)



