Perselingkuhan Sejumlah Guru di Sampang
Nusantara / Jumat, 12 Maret 2010 12:15 WIB
Metrotvnews.com, Sampang: Sejumlah guru di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, dilaporkan ke Dinas Pendidikan setempat akibat melakukan selingkuh. Bahkan beberapa di antaranya ada yang hamil di luar pernikahan.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang Zamyadi, Jumat (12/3) menyatakan saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah guru yang dilaporkan tersebut. "Sesuai laporan yang disampaikan ke Dinas Pendidikan mereka bukan hanya guru yang lajang, namun juga yang sudah berkeluarga, bahkan ada yang sudah hamil akibat perbuatan mereka itu," katanya tanpa menyebut data secara rinci.
Namun, sambung Zamyadi, pihaknya tidak bisa mengumumkan secara terbuka siapa saja oknum guru tersebut yang berselingkuh dan hamil di luar nikah itu. Selain belum terdata secara lengkap, menurut dia, hal itu juga menyangkut perbuatan asosila atau aib oknum PNS. Kendatipun demikian, para PNS yang melakukan perbuatan di luar norma agama dan sosial itu akan ditindak tegas sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. "Sebagian di antara PNS yang selingkuh itu sudah diproses oleh Inspektorat Pemkab Sampang," kata Zamyadi.
Banyaknya oknum PNS di wilayah Kabupaten Sampang yang dilaporkan selingkuh hingga akhirnya berujung pada perceraian bagi mereka yang telah berkeluarga itu, ditengarahi sejak jejaring sosial facebook mulai populer dan banyak digunakan masyarakat. "Ada tren peningkatan perceraian PNS di Sampang sejak facebook populer dan banyak digunakan warga Sampang," katanya.
Kasus perselingkuhan PNS di Madura sebenarnya bukan hanya di wilayah Kabupaten Sampang, namun juga terjadi sering terjadi di tiga kabupaten lain di Madura, seperti di Bangkalan, Pamekasan dan Sumenep. Bahkan perbuatan mesum mereka sempat beredar luas melalui video ponsel, seperti yang terjadi pada oknum PNS Pemkab Bangkalan 2009 dan oknum guru di salah satu SMP Negeri di Pamekasan pada tahun 2008. (Ant/ICH)



