Genset Singapura Mulai Pasok Sistem Kelistrikan Ambon
Metrotvnews.com, Ambon: Genset yang disewa PT (Persero) PLN Maluku dan Maluku Utara dari perusahaan rental generator Aggreko, Singapura, mulai menyuplai daya listrik di Kota Ambon dan sekitarnya. Deputi Manager Bidang Komunikasi dan Hukum PT PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Agus Lomo, yang dikonfrimasi di Ambon, Jumat, membenarkan genset itu mulai diuji coba sejak Kamis (11/3). Kini sudah mampu menyuplai daya sebesar 7,65 MW.
"Saat ini baru 10 dari 13 generator sewaan yang dioperasikan dan terkoneksi dengan sistem Ambon pada Pembangkit Listrik tenaga Diesel (PLTD) di Desa Poka, kecamatan Teluk Ambon," katanya.
Dia mengatakan para teknisi asal Inggris, Australia, dan Filipina yang didatangkan dari Aggreko terus memantau kemampuan 10 unit generator itu, sehingga dapat bekerja optimal.
Dia mengakui, tambahan daya 7,65 MW dari generator sewaan itu turut meningkatkan daya mampu saat ini menjadi 25,9 MW dari sebelumnya hanya 18,35 MW. Sementara itu, beban puncak di wilayah itu pada malam hari 37 MW dan 28 MW di siang hari.
"Dengan tambahan daya dari generator asal Singapura ini, maka defisit daya listrik hanya tersisa 11,1 MW di malam hari dan di siang hari 2,1 MW," kata Agus Lomo.
Dia menegaskan, krisis listrik yang melanda Kota Ambon dan sekitarnya sejak pertengahan 2009 lalu dikarenakan kemampuan tujuh unit mesin di PLTD Poka dan lima unit lainnya di PLTD Hative Kecil, Kecamatan Baguala serta tujuh unit generator sewa dari PT Sewatama, hanya mampu menyuplai daya 18,35 MW atau 50 persen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Saat ini, pasokan daya untuk sistem listrik Ambon berasal dari PLTD Poka sebesar 7,7 MW dari kapasitas terpasang sebesar 33,6 MW, PLTD Hative Kecil 5,95 MW dari daya terpasang 21,472 MW, sedangkan generator sewa dari PT. Sewatama 4,6 MW (daya terpasang 5,75 MW).
"Mudah-mudahan tiga unit generator sisanya dari Singapura dapat dikoneksi dengan sistem Ambon dalam beberapa hari ke depan, sehingga bisa menambah pasokan daya sebesar 2,35 MW," katanya.
Jika 13 mesin generator sewaan itu dioperasikan, maka defisit daya listrik di siang hari dapat teratasi dan tidak ada lagi pemadaman bergilir seperti yang terjadi saat ini, sedangkan pemadaman bergilir di malam hari hanya akan dilakukan dua-tiga hari sekali dengan tenggang waktu padam dua hingga tiga jam.(Ant/BEY)




apa ga salah tuh PLN Maluku sewa genset dr S'pore??? knp bukan dana itu dipake utk beli mesin yg baru? kl sewa itu pemborosan biaya sewa, bongkar psg dan tranport walah walah sewa genset itu hny senang sesaat sj