Kenaikkan TDL Masih Dibahas
Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan masalah kenaikan tarif dasar listrik (TDL) masih dibahas bersama DPR. Ada beberapa aspek yang harus dikaji: kemampuan APBN dalam mensubsidi, kemampuan rakyat membayar, dan keuangan dari PLN.
"Pemerintah tak bisa mengatakan sepihak. Sebab itu seluruh aspek harus dikaji, kemampuan APBN kita untuk mensubsidi, kemampuan masyarakat kita untuk membayar, bagaimana juga dengan katakanlah kemampuan keuangan PLN, dan sebagainya. Jadi kita tunggu pembahasan bersama Dewan," ujar Hatta kepada wartawan di Kantor Presiden Jakarta, Senin (15/3).
Semua masalah ini akan dibahas pada April dan Mei mendatang. Soalnya, kata Hatta, "Karena kenaikan TDL itu berkaitan dengan RAPBNP yang akan dibahas di DPR."
Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan TDL akan naik 15 persen. Soal itu, Hatta menyatakan, angka itu ada ketika pembahasan untuk persetujuan kenaikan TDL sejak Januari.
"Kemudian kita penuh pertimbangan dan itu belum ada kenaikan. Jadi nanti ini pun akan dibahas kembali. Jadi angka 15 itu dapat dari situ," tukas Hatta.
Saat ini, kata Hatta subsidi pemerintah untuk listrik sebesar Rp 54 triliun. Jumlah itu paling tidak separuh menyubsidi bagi masyarakat yang dikategorikan tidak mampu. "Sebab itu saya selalu katakan yang 6.600 (watt) ke atas itu harus membayar pada harga perekonomiannya," terang Hatta.(MI/ICH)




pln minta disubsidi terus, kemampuan pelanggan terutama masyarakat bawah yang bayar sendiri makin tergencet ekonomi, sbagai bumn masa tidak pernah mencatat keuntungan, barangkali managemennya harus ditata kembali , kalau perlu buat tandingan listerik swasta, baru ketahuan nanti .................