Bali Gelap Gulita
Metrotvnews.com, Denpasar: Lampu penerangan jalan umum, lampu papan iklan di berbagai kawasan jalan di sekitar Kota Denpasar, Bali, Selasa (16/3) dini hari, dimatikan bertahap. Hal ini dilakukan menyambut hari Raya Nyepi tahun baru Saka 1932.
Pemadaman dilakukan di antaranya di Jalan Cokroaminoto, Ahmad Yani, Gatot Subroto, Teuku Umar, Imam Bonjol hingga arah Jalan Raya Kuta. Kontan, suasana jalanan menjadi gelap gulita. Sementara mesin anjungan tunai mandiri juga tidak lagi berfungsi.
"Mulai pukul 06.00 Wita nanti sudah tidak boleh lagi ada lalu lalang orang maupun kendaraan, sehingga semua tugas mematikan aliran listrik harus selesai dini hari ini," kata salah seorang petugas yang memutus aliran listrik di Jalan Gatot Subroto Tengah.
Pemadaman listrik untuk kepentingan umum itu dilakukan seusai ritual pengerupukan. Ritual ini merupakan penghancuran dan pembakaran ogoh-ogoh sebagai simbol kekuatan jahat yang dikalahkan oleh kebaikan atau kebenaran.
Sebelum lampu dan papan iklan padam, petugas penyapu jalan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemerintah Kota Denpasar masih sempat membersihkan jalanan. Maklum, banyak terdapat sampah sisa arak-arakan ogoh-ogoh pada malam pengerupukan itu.
Meski jalanan dan kawasan pemukiman sudah didominasi suasana gelap, masih sering terdengar lalu lalang kendaraan bermotor. Alhasil sesekali terlihat sorot lampunya. Demikian pula nadi penerbangan di Bandar Udara Ngurah Rai masih sesekali berdenyut.
Bali akan benar-benar gelap gulita sepanjang Selasa setelah seharian warga hanya berdiam diri di rumah atau tempat lainnya seperti hotel. Selain tidak bekerja, warga juga dilarang bersenang-senang atau mengumbar hawa nafsu.(Ant/RAS)




Nyepi tahun ini Bali juga bebas siaran TV
Selamat Hari Raya Nyepi bagi Umat Hindu.
Semoga ALAM SEMESTA lebih Damai.