Wartawan Israel Ditahan Polisi Mesir
Metrotvnews.com, Kairo: Pasukan keamanan Mesir, Senin (15/3), menahan seorang wartawan Israel. Alasannya jurnalis tersebut berupaya mengikuti rute migran Afrika yang berusaha menyeberangi perbatasan Mesir ke Israel tanpa izin.
Wartawan berusia 30 tahun itu mengemukakan kepada polisi Mesir ia adalah seorang wartawan yang bekerja di Tel Aviv. Dia mengaku memasuki Sinai secara sah melalui Taba untuk melacak para migran Benua Hitam yang mencari kerja atau suaka di Israel.
Seorang migran Ghana yang ikut bersama dengan wartawan israel itu ditangkap. Tapi anggota-anggota lain kelompok itu berhasil menghindari penangkapan.
Adapun perbatasan Sinai adalah rute transit penting bagi migran Afrika dan pengungsi yang mencari kerja atau suaka d Israel. Mesir mendapat tekanan dari Israel untuk mencegah arus migran, sementara kelompok hak asasi manusia mengeluhkan cara polisi perbatasan itu.
Polisi Mesir membunuh sembilan migran yang berusaha melintas perbatasan tahun ini. Wartawan itu mengaku membayar geng penyelundupan pengungsi untuk melihat operasi penyelundupan dari Sinai ke Israel. Ia setuju kembali ke Israel dengan para migran.
Tidak jelas pada media mana wartawan itu bekerja. Pun demikian nama wartawan tersebut. Setelah penahanannya, wartawan itu dibawa ke rumah sakit Rafah untuk dirawat tangan kanannya yang luka akibat kena kawat berduri di perbatasan Mesir-Israel.(MI/RAS)



