TPA Galuga Bogor Longsor, Empat Orang Tewas
Metrotvnews.com, Bogor: Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah, Galuga, di Kampung Lalamping, Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali longsor, Selasa (16/3). Sebelas pemulung tertimbun.
Dari ke-11 orang tersebut, empat di antaranya tewas dan tujuh lainnya mengalamin luka dan harus mendapat perawatan di puskesmas dan rumah sakit terdekat. Keempat korban tewas adalah Yanto (7), Wahyu (12), Tirta (11), Komarudin (17).
Para korban merupakan warga Lalamping, Desa Galuga, terkecuali Yanto yang merupakan warga Kampung Sinaryaja, Desa galuga. Sedangkan korban luka masing-masing M Yani (20), Wardi (16), warga Cimangir, Desa Buluh. Endang (13), Heri, Irpan (11), Imam dan Titin, yang semuanya warga Sinarjaya.
Menurut Kepala Dusun (Kadus) III Galuga, Desa Galuga, Jajang E. Suhanda, longsor terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu cuaca di sekitar lokasi kejadian cukup cerah, berbeda dengan di wilyah Bogor lainnya yang diguyur hujan lebat.
Saat kejadian, seluruh korban tengah mulung dan menunggu sampah diturunkan dari truk sampah Kota Bogor yang baru datang. "Saat itu memang pas-pasnya mereka mulung. Lagi ngumpul dipinggir impalsment (tembok datar untuk pembuangan sampah) nunggu truk nurunin sampah," kata Jajang.
Mengutip keterangan saksi lain, Kadus mengatakan, para korban tidak bisa bergerak dari tempatnya semula. Tebing pondasi yang tingginya mencapai 5-6 meter dengan panjang lebar sekitar 60 meter itu longsor. Tebing menimbun 11 pemulung tersebut. Suara yang timbul dari longsoran itu sangat keras, mengagetkan sopir truk yang baru saja membuka bak sampah dan siap menurunkan sampah.
Sopir kembali naik ke truknya dan dengan kondisi panik. Dia mengendarai truknya dan menabrak warung depan yang berjarak sekitar 20 meter dari lokasi kejadian. "Sopir panik, sepertinya dia takut disalahkan, dia langsung membawa lari truknya, tapi malah nabrak warung," kata Kadus.(MI/BEY)



