Penyakit Jantung, Ereksi, dan Kematian
DI kalangan pasien penyakit jantung, yang memiliki masalah disfungsi ereksi ternyata meninggal lebih cepat. Demikian hasil studi yang diadakan Dr Michael Bohm dari Universitas Saarland, Jerman.
Tim Bohm mempelajari 1.519 pria di 13 negara yang berpartisipasi dalam sejumlah studi lainnya yang lebih besar mengenai perawatan terhadap penderita sakit jantung. Para partisipan ditanya apakah mereka mengalami disfungsi ereksi atau tidak.
Studi Bohm menemukan sebanyak 55% dari mereka menderita disfungsi ereksi. Selama dua tahun, 11,3% dari pasien yang mengaku memiliki disfungsi ereksi meninggal dunia. Jumlahnya hanya 5,6% di kalangan mereka yang mengeluhkan mengalami impotensi tingkat ringan atau tidak sama sekali.
Para peneliti menyimpulkan pria-pria yang memiliki penyakit jantung dan disfungsi ereksi berpotensi dua kali lebih tinggi meninggal dunia karena berbagai sebab. Selain itu, mereka dua kali lebih berpotensi mengalami serangan jantung ketimbang yang hanya menderita penyakit jantung.(MI/ICH)



