Pengamat: Pemerintah Alihkan Kasus Century dengan Terorisme
Metrotvnews.com, Jakarta: Pengamat politik Boni Hargens menilai, pemerintah mengalihkan kasus Bank Century dengan penangkapan teroris di sejumlah daerah, seperti di Aceh dan Pamulang, Banten. Ia melihat banyak keanehan dari keberhasilan Polri tersebut.
Dalam diskusi bertema "Aceh Ladang Baru Terorisme" di Gedung DPD/MPR RI, Jakarta, Rabu (17/3), Boni merasa aneh penangkapan teroris terjadi usai rekomendasi DPR atas kasus Bank Century menjelang keberangakatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Australia hingga rencana kedatangan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama ke Indonesia. Ia yakin Polri pasti mempunyai data semua denyut nadi terorisme.
"Buktinya Polri mengaku sudah tahu kedatangan teroris di Aceh sejak setahun lalu. Pasca kasus Century saja kasus suap Miranda S Goeltom diangkat, PDI Perjuangan diserang habis-habisan, PPP dan PKS juga sebagian kadernya kena," papar Boni.
Meski begitu, Boni meyakini kasus Bank Century tidak akan tertutup oleh penangkapan teroris. Sebab, rakyat sudah terlanjut mengetahui bahwa ada maling yang harus ditangkap. "Terorisme muncul dari ketidakadilan. Seharusnya ini jadi renungan Obama dan SBY untuk mengoreksi total negara dan politik terorisme jangan sampai menutup dosa-dosa politik," harap Boni.
Senada dengan Boni, anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Hidayat Nur Wahid, juga merasakan keganjilan dari penangkapan teroris akhir-akhir ini. Ia juga mempertanyakan mengapa Polri tidak melakukannya dari dulu. "Memang ada anomali, kedatangan mereka diketahui setahun lalu. Tapi kok baru diangkat setelah mekanisme Century. Ini memang anomali-anomali," kata Hidayat.
Meski begitu, Hidayat berharap penangkapan teroris bisa memperbaiki semua komponen bangsa. Sebab, sesungguhnya terorisme tidak hanya di bidang militer, tapi politik, ekonomi dan keuangan. "Terorisme ekonomi dalam bentuk korupsi dampaknya lebih sistemik dari pusat ke daerah," kata mantan Ketua MPR ini.
Pengamat terorisme Wawan Purwanto tak sependapat penangkapan teroris di Aceh dan Pamulang adalah aksi pengalihan isu. Ia menegaskan, terorisme memang nyata. Buktinya, jejak elektronik para teroris sangat jelas.
"Jejak elektronik memang ada sejak setahun lalu. Tapi tidak jelas. Contohnya Imam Samudera pernah diperkirakan ada di Bekasi, tapi malah ditemukan di Merak," tutur Wawan. Wawan mengungkapkan, teknik pelacakan dari perangkat elektronik seperti handphone sudah diketahui teroris. Alhasil, mereka tidak mau menggunakan handphone.
"Jadi ini bukan pengalihan isu, mereka malah memanfaatkan konsentrasi aparat dan rakyat yang sedang fokus ke Century untuk bergerak lebih dalam," ungkap Wawan. Wawan mengemukakan, tertangkapnya Dulmatin di Pamulang terjadi karena kelemahan teroris. Mereka melupakan faktor suara yang bisa terdengar dari jarak tiga meter. "Mereka lalai karena ini," kata Wawan.(Andhini)




Boni Hargens dan Hidayat Nur Wahid berlagak bodoh atau benar2 bodoh sih, analisa2 nya kok meng Under Estimate kepada Polri .Seharusnya kita bersyukur karena Polri bisa membonkar dan memberantas terorisme.Memangnya membrantas terorisme disesuaikan dg agenda dan kepentingan politik, terutama utk mengalihkan isu kasus Bank Century.Justru pihak terorislah yg memanfaatkan waktu dimana semua pihak sibuk menghujat dan mem fitnah untuk menjatuhkan pemerintah.Beruntung kita mempunyai Polri dan pemerintahan yg Profesional sehingga tdk terlena.
Ah si BONI lagi, si BONI lagi. Liat omongannya kita udah muak apalagi dg masalah Century wuih tambah pingin muntah. Dulu sy punya anjing namanya si BONI tp skrng sdh mati, dia akan menggong-gong terus kalo nggak di kasih makan, lha kok hampir sama dengan si BONI ini ya...........
Koq kelihatannya anda gak suka Terorisnya di TUMPAS???,
cermin ....nya , hmmmmm.......
sekarang tergantung rakyat dan aparat penegak hukum,...maunya Indonesia ini seperti apa...? mau awasi...? masa bodoh ? apapun yang kita lakukan saat ini adalah warisan untuk anak cucu bangsa ini di kemudian hari. dan HUKUM ALAM yang mengatur semuanya secara ADIL. orang jahat akan mendapat imbalan ,...bila manusia sombong, angkuh ,semena mena dia akan mendapat imbalan,orang baik juga akan mendapat imbalan ! sebab ALAM ini ADIL sperti dikatakan Allahu Akbar, jadi seluruh Alam Semesta di Jiwai Tuhan /Allah !! Tunggu saja hukuman dari Allah dengan kekuatan NYA yang terkandung dalam wujud komponen alam itu sendiri ! SElamat menunggu hukuman dari Alam Semesta !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Ingat : Allah/Tuhan mengatur semuanya dengan Hukum Alam itu sendiri, dan Alam sendirilah sebagai EKSEKUTOR NYA.