Wapres: Konferensi Kopenhagen Gagal Hasilkan Kesepakatan
Internasional / Kamis, 18 Maret 2010 13:08 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Boediono menyatakan bahwa konferensi perubahan iklim awal Desember 2009, yang juga dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, gagal untuk menghasilkan kesepakatan.
Hal itu diungkapkan Wapres saat membuka Lokakarya Internasional mengenai perubahan iklim di Kantor Wapres, Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (18/3). Ia mengatakan, pada saat itu, negara-negara peserta dihadapkan pada masalah keuangan dan krisis ekonomi global yang masih terasa dampaknya.
Akibatnya, lanjut Wapres, negara-negara belum menyiapkan rencana jangka panjang dalam mengatasi perubahan iklim. "Padahal masalah perubahan iklim merupakan persoalan serius," kata Wapres.
Untuk itu, Wapres Boediono berharap lokakarya yang dilaksanakan oleh UI ini dapat menghasilkan rekomendasi yang lebih substantif. "Serta juga akan membantu memperkuat tekad kita untuk sungguh-sungguh menangani masalah perubahan iklim," tegas Wapres.
Wapres berujar bahwa masih ada beberapa wacana terkait isu perubahan iklim untuk diperdebatkan dan dijelaskan oleh para ilmuwan, terutama berkaitan dengan sejauh mana konsekuensi dari perubahan iklim global. "Saya berharap akan memberikan kontribusi untuk pencerahan dan penyelesaian masalah ini," kata Wapres.
Saat ini, lanjut Wapres, efek perubahan iklim pada kehidupan kita di sini telah sangat nyata. "Pertanian, perikanan, hutan, persediaan air kita sudah banyak dipengaruhi oleh perubahan ritme dan memang kondisi cuaca yang tidak dapat diprediksi," ungkapnya.
Strategi terbaik adalah untuk mulai mengambil tindakan dalam lingkup kita melakukan mitigasi dan beradaptasi dengan kondisi baru. Untuk itulah, jika ingin berkontribusi besar dalam perubahan iklim global terletak dalam pengelolaan hutan tropis dan lautan. (MI/ICH)



