Brigjen Edmon Membantah Menjadi Makelar Kasus

Hukum & Kriminal / Kamis, 18 Maret 2010 15:02 WIB

Metrotvnews.com, Bandar Lampung: Mantan Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi Edmon Ilyas membantah disebut sebagai makelar kasus, seperti dituduhkan bekas Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Pol. Susno Duadji.

"Pak Susno harusnya sampaikan fakta atas apa yang dia katakan, kata-katanya harus dikoreksi," kata Edmon dalam jumpa pers selaku Kepala Kepolisian Daerah Lampung tentang hasil Operasi Sikat I Krakatau 2010 di Bandar Lampung, Kamis (18/3).

Menurut Edmon, saat dirinya masih menjabat sebagai Direktur II, Komjen Susno masih sebagai atasannya. "Sebagai Direktur II, saya bertanggung jawab dengan tugas saya. Namun perlu diingat bahwa apa yang saya lakukan adalah mengikuti perintah atasan saya, saya bekerja profesional," kata dia.

Meski demikian, saat wartawan menanyakan tentang kebersediaan Edmon untuk diperiksa KPK terkait pernyataan Susno, dia menolak menjawabnya. "Tolong pertanyaannya seputar kepolisian Lampung saja, saya tidak bersedia menjawab hal itu," ujar dia.

Edmon mengingatkan, segala penindakan atas dugaan pelanggaran hukum ada prosedurnya, dan tidak bijak apabila menyampaikan pernyataan kepada media namun tanpa didukung fakta yang jelas. "Jangan sampai nanti pernyataan tersebut berbalik mencederai kehormatan diri sendiri," kata dia.

Sebelumnya, Susno Duadji menyatakan ada sejumlah jenderal Polri yang menjadi makelar kasus dalam kasus yang melibatkan pejabat pajak senilai Rp 25 miliar.

Susno Duadji menduga makelar kasus masih bebas berkeliaran di Mabes Polri tanpa ada tindakan nyata. "Dengan kondisi itu akan sulit bagi polisi untuk mereformasi diri. Bagaimana mau mereformasi polisi kalau makelar kasus masih bebas berkeliaran di Mabes Polri," jelas Susno.

Dia juga mengatakan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum tidak memiliki keberanian untuk mengungkap dan menangkap makelar kasus yang masih berkeliaran di Mabes Polri. "Bahkan, mereka menyatakan sampai saat ini belum ada laporan yang masuk terkait makelar kasus. Copot gajinya kalau tidak ada laporan, tunggu laporan apa lagi, saya sudah beri umpan, jika diperlukan panggil saya," katanya.(Ant/ICH)



Bookmark and Share

KOMENTAR [9]

  • MOMOT, Jumat, 19-Maret-2010

    BAU BUSUK DI MABES POLRI SEMAKIN MENYEBAR KEMANA-MANA
    YANG JUSTRU DIBUKA OLEH ORANG DALAM SENDIRI.
    GIMANA NI KPK BERANI NGGAK, JANGAN PENGECUT DONG, SEBENARNYA INIKAN LAGU LAMA YANG DINYANYIKAN KEMBALI
    OLEH PAK SUSNO......

  • banteng bandung, Jumat, 19-Maret-2010

    salut buat pa susno,beberkan semua kasus kejahatan karena itu tugas polri,jgn takut . . .masa salah satu instansi penegak hukum di negara ini malah corrupt sich..kacau!!!!

  • Wimin, Jumat, 19-Maret-2010

    Pak Susno, Jangan berhenti dan takut untuk mengungkap kebenaran. Rakyat indonesia mendukung anda. jika ada yang tidak mendukung, Rakyat lah yang akan maju. ( Menhukum Oarang2 yang tidak mendukung suatu kebenaran )

  • tedi, Jumat, 19-Maret-2010

    Kalau ocehan pak Susno benar dan terbukti, saya akan dukung beliau jadi RI 1

  • Edward JOC, Kamis, 18-Maret-2010

    Salut sama mas Susno,memang harus ada yg buka jalan bagi keadilan tapi hendaknya jangan mencederai institusi karena biar bagaimanapun,jangan sampai Kewibawaan POLRI hancur,bisa berantakan negeri ini kalau POLRI sdh tdk dihargai masyarakat.

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *