Indonesia Akan Meminta Hambali
Metrotvnews.com, Jakarta: Masyarakat dan pegiat hak asasi manusia (HAM) di Indonesia bisa mengajukan petisi kepada Pemerintah Amerika Serikat agar mengembalikan Hambali ke Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Direktur Eksekutif "Center for Indonesia Reform" (CIR) Sapto Waluyo di Jakarta, Kamis (18/3). Petisi rencananya dilayangkan saat Presiden AS Barack Hussein Obama ke Indonesia, 23-25 Maret.
Menurut Sapto, mengembalikan Hambali ke Indonesia bisa mengurai akar masalah terorisme di Tanah Air. Sementara Direktur Center For Strategic and International Studies, Rizal Sukma menyatakan, janji Obama untuk melakukan rekonsiliasi dengan dunia Islam memang harus ditagih. Sebab, ketika Wakil Presiden Joe Biden berkunjung ke Jerusalem, AS justru mendukung permukiman baru Yahudi.
Sedangkan, Riefqi Muna dari Lembaga Ilmu dan Pengtahuan Indonesia (LIPI) menegaskan, memerangi terorisme tetap harus memperhatikan hak asasi manusia (HAM). Seorang teroris, apalagi dengan status yang baru tersangka, tidak bisa dieksekusi tanpa peradilan. Hal itu telah dirumuskan dalam 'Syracuse Principle', yang berlaku di seluruh dunia.
Juru bicara presiden, Dino Patti Djalal mengatakan bahwa jadwal kunjungan Obama di Indonesia tak berubah. Menurut dia, kunjungan ini menunjukkan Obama komit dalam membangun komunikasi dan kerja sama lebih baik dengan dunia Islam. Lantara itu masyarakat seharusnya memiliki niat baik menyambut kedatangan Presiden Afro-Amerika itu.(Ant/**)



