Anas: Demokrat Membuka Pintu

Polkam / Kamis, 18 Maret 2010 20:37 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Fraksi Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyatakan Demokrat membuka pintu untuk berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Namun, Demokrat masih berharap koalisi yang ada sekarang tetap utuh. Begitulah pesan singkat Anas yang diterima Metrotvnews.com di Jakarta, Kamis (18/3).

Menurut Anas, Demokrat tengah membahas masalah pemantapan koalisi. Partai binaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ingin pemerintahan yang kuat, stabil dan efektif serta bekerja untuk kepentingan rakyat.

"Pada saat yang sama, kami memang menjalankan politik koalisi pintu terbuka. Namun demikian, kami sangat mengutamakan menjaga keutuhan koalisi," ujar Anas.

Anas berjanji, Demokrat akan bertindak tegas terhadap peserta koalisi yang dianggap membangkang. Mereka akan menguji apakah peserta koalisi masih bisa menjalankan komitmen dengan penuh kesolidan dan kesetiaan.

"Tujuannya biar jelas, memilih di dalam atau di luar pemerintahan. Tidak baik berada di dalam, tetapi jiwa dan sikap politiknya serupa dengan oposisi," Anas menyindir.

Anas tak menampik, Demokrat akan menolak sejumlah parpol yang dinilai berkhianat. Hal tersebut juga membuka peluang adanya parpol baru yang bersedia seia, sekata dan senasi serta sepenanggungan.

"Dalam situasi sekarang ini, tentu saja tidak terlalu mendesak untuk buru-buru. Yang jelas, kami ingin koalisi yang sejati dan disiplin," katanya.(Andhini)



Bookmark and Share

KOMENTAR [3]

  • banteng bandung, Jumat, 19-Maret-2010

    bukan membuka pintu,,partai anda kewalahan jadi'y minta tolong sama pdip.....tolong...tolong...

  • Mohammad Dawoed, Jumat, 19-Maret-2010

    Mas Anas Urbaningrum,
    Kalo PDIP masuk koalisi apa dapat jatah menteri ? Kalo koalisi tanpa jatah menteri kayaknya koq kurang afdol gitu.

  • Oding S. Sulaeman, Kamis, 18-Maret-2010

    # " Mahkamah Konstitusi Harus merombak alias Uji Materi produk UNdang- Undang di Bawah Ini :" Undang-undang Nomor 27 tahun 2009 tentang MPR/DPR/DPD dan DPRD mengatur syaratnya harus dihadiri 75 persen anggota DPR. UU tersebut tidak berpihak kepada penegaak supremasi hukum dan keadilan rakyat. KAWAL TERUS UNTUK REALISASIKAN DAN GUNAKAN SECARA BIJAK UNTUK KEPENTINGAN RAKYAT MAKA HAK MENYATAKAN PENDAPAT DARI DPR-MPR, DUET SBY-BUDIONO BISA ANGKAT KAKI DARI ISTANA NEGARA . GANYANG REZIM PREDATOR !!! " SATUKAN KEKUATAN RAKYAT INDONESIA, BULATKAN KEKUATAN PERJUANGAN !!! GALANG PERSATUAN & KESATUAN DISELURUH WILAYAH DAN ELEMEN RAKYAT INDONESIA !!! LAWAN, LAWAN !!! LAWAN, REZIM PREDATOR !!! Beberapa penelusuran dan pengungkapan Skandal yang tidak jelas arah dan tujuannya mencabik-cabik hati nurani rakyat Indonesia. Beberapa Skandal yang mengakibatkan UANG RAKYAT raib di RAMPOK para PROFESIONALIS & POLITISI yang bercokol diinstitusi PEMERINTAHAN abu-abu, antara lain : 1. METROPOLIS SKANDAL PERTAMINA Rp. 700 Triliyun, 2. MEGA SKANDAL BANK CENTURY Rp. 6.7 Triliyun, 3. REKENING LIAR 15 PERWIRA POLRI 4. Dana BLBI 600 Triliyun 5. DANA ABADI UMAT KEMENTRIAN AGAMA. 6.FLAMBOYANT SKANDAL LAPINDO. Kinerja dibidang hukum, adanya upaya dan terjadi pengexlusifan hukum baik Perdata dan Pidana. Ini adalah bentuk makar terhadap UUD 1945 dan Menentang keinginan rakyat indonesia. Yang di tetapkan dalam TAP-TAP MPR sebagai acuan menjalankan roda pemerintahan. " GANYANG !!! GANYANG !!! GANYANG, REZIM PREDATOR !!! GANTUNG KORUPTOR !!! #

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *