Guru Agama Mencuri Sepeda Motor
Metrotvnews.com, Lumajang: Putut Adi, guru agama di SMP Kencong, Jember, Jawa Timur, terpaksa harus berurusan dengan polisi. Putut diciduk karena kedapatan mencuri sepeda motor. Sang guru terpaksa ditembak kakinya karena berusaha melawan polisi saat hendak ditangkap.
Putut yang berusia 40 tahun kini dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang. Warga Desa Kencong, Kecamatan Kencong, ini terluka pada dua kakinya akibat tembakan polisi.
Putut ditembak karena berusaha melawan petugas setelah kedapatan mencuri sepeda motor Honda Mega Pro di halaman parkir Masjid Jamik Anas Mahfud Lumajang.
Aksi kejahatan Guru Agama itu rupanya sudah dilakukan beberapa kali. Bahkan, sejak setahun lalu, Putut dikeluarkan dari sekolah karena terlibat kasus yang sama. Untuk memuluskan aksinya, Putut selalu mengenakan seragam guru. Kepada wartawan, Putut mengaku terpaksa menjadi pencuri sepeda motor karena gajinya sebagai guru tak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Lumajang Ajun Komisaris Polisi Kusmindar mengatakan, tersangka merupakan target polisi sejak lama, baik saat menjadi guru agama maupun setelah dipecat dari pegawai negeri sipil. Tersangka bakal dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.(Kumbang Ari/DSY)




Bagaimana kalau gurunya statusnya masih guru hoborer bagaimana bisa cukup menhidupi anak istrinya
katanya org jawa "guru itu di gugu lan di tiru" kalau gurunya aja maling sepeda motor...terus muridnya maling apa???
bagaimana ahklak anak2 bangsa indonesia akn benar,bila seorang guru saja melakukan tindakkan tidak terpuji,,,bersedihlah para pahlawan,melihat anak bangsa seperti ini.