Agung Laksono: Partai Tak Lindungi Kader Bermasalah
Metrotvnews.com, Solo: Ketua DPP Partai Golkar Agung Laksono menegaskan, partai yang dipimpinnya tidak akan perlakukan istimewa kader yang diduga terkena masalah suap terkait pemilihan Miranda Swary Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.
"Kader Golkar yang kena masalah itu silahkan diproses, tetapi jangan tebang pilih," kata ketua DPP Partai Golkar Agung Laksono disela-sela Temu Ilmiah Nasional dan Kongres XI Himpunan Psikologi Indonesia di Solo, Sabtu (20/3).
Untuk penanganan ini semua diserahkan kepada mereka yang berwajib, tetapi juga harus sesuai Undang-Undang yang ada dan jangan dilakukan diskriminasi. "Kebijakan partai kami semua ini diserahkan pada hukum untuk ditangani sesuai Undang-Undang yang ada, tetapi semua yang bersalah juga harus di proses dan diberlakukan sama, jangan tebang pilih," kata Agung Laksono.
Agung Laksono mengatakan, di Indonesia sampai sekarang ada sekitar 1,8 juta orang usia lanjut yang terlantar. Sebanyak 1,8 juta orang usia lanjut tersebut yang ditangani baru ada sekitar 10 ribu orang. Untuk mengentaskan masalah ini diharapkan semua mempunyai perhatian dan tidak saja pemerintah.
Menyinggung mengenai peran psikologi, ia mengatakan sekarang ini masih ada kesan seolah-olah untuk masalah psikologi itu hanya diperuntukkan bagi masyarakat golongan menengah keatas, seperti halnya dokter-dokter spesialis. Untuk masyarakat kelas menengah kebawah sebenarnya mempunyai hak yang sama seperti warga negara lainnya, termasuk dalam pelayanan psikologi atau dokter-dokter spesialis. (Ant/DOR)



