Kunjungan Wisatawan ke Samosir Meningkat
Jumlah wisatawan yang berkunjung dan menginap rata-rata naik 10 persen, kalau pada 2007 sebanyak 26.781 orang, naik menjadi 105.871 pada 2008 dan 2009 tercatat 109.464 pengunjung.
Sesungguhnya, kata Melani, perubahan paradgima wisata dari sekedar berlibur hingga menjadi transversal dengan berbagai kegiatan sosial, menyebabkan pesatnya perkembangan pengunjung, termasuk perantau yang pulang kampung di akhir tahun.
Diakuinya, pendapatan daerah dari sektor pajak dan retribusi masih sangat minim. Namun mengingat Samosir masih dalam tahap persiapan pengembangan, maka sesungguhnya, bukan PAD yang utama, tapi dampak kunjungan wisata kepada kesejahteraan masyarakat.
"Lapangan kerja akan bertambah dan mata rantai perdagangan juga akan berkembang. Muaranya, tentunya meningkatkan pendapatan masyarakat," katanya.
Ia menjelaskan, dalam rangka pengembangan pariwisata, pihaknya telah melakukan kampanye sadar wisata dan membangun kerja sama dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama, mensosialisasikan peran pariwisata bagi kesejahteraan masyarakat.
"Artinya, pengembangan pariwisata yang ditawarkan di pulau ini, berbasis agama dan budaya adat Batak Toba," imbuhnya.
Ia mengatakan, pariwisata bersifat multi sektor dan multi aspek, karea itu pembangunan dilakukan secara kolaborasi. Program terintegrasi, dipadukan untuk mendukung pengembangan pariwisata.
Diharapkan daerah ini akan menjadi daerah tujuan wisata yang semakin diminati dengan kualitas yang makin teruji. Setiap wisatawan yang datang, diharapkan memiliki kenangan baik, melalui sapta pesona berbasis adat budaya yang unik.(Ant/RIZ)



