Polisi Tembak Mati Dua Pencuri Motor

Hukum & Kriminal / Rabu, 1 September 2010 10:28 WIB

Metrotvnews.com, Surabaya: Meningkatnya gangguan keamanan menjelang perayaan Lebaran, menyebabkan aparat melakukan tindakan tegas.  Aparat reserse kriminal (reskrim) Polrestabes Surabaya, Selasa (31/8), menembak mati dua pelaku pencurian sepeda motor di kawasan Surabaya Timur.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Anom Wibowo mengatakan anggotanya terpaksa menembak mati dua pelaku pencurian kendaraan bermotor itu karena berusaha melawan polisi saat hendak ditangkap.

"Kedua pelaku tertangkap basah saat berusaha mencuri sepeda motor. Mereka kami tangkap, tapi justru melawan dengan menodongkan pisau jenis parang," katanya.

Setelah diberi tembakan peringatan, pelaku semakin beringas dan melawan. "Jadi, keduanya terpaksa kami tembak," ujarnya kepada wartawan di kamar jenazah RSUD dr Soetomo, Surabaya.

Kedua pelaku berinisial KA, warga Karangjati, Pasuruan dan MH, warga Ketondo, Pasuruan. Keduanya ditembus timah panas oleh polisi di bagian dadanya.

Selain pelaku pencurian kendaraan bermotor, kedua pelaku juga merupakan komplotan spesialis perampokan terhadap nasabah bank. Mereka kerap beraksi di Surabaya dan beberapa kali di luar kota.

"Dalam catatan kami, pelaku ini sudah lebih dari 20 kali beraksi, apalagi keduanya sudah masuk daftar pencarian orang (DPO). Bahkan, rekannya sudah kami tangkap terlebih dahulu dan kini sudah meringkuk di tahanan Polrestabes," tuturnya.

Sebelum ditembak mati, pelaku berniat merampas motor milik Joko Pitono, warga Gubeng Jaya. Saat itu, korban yang mengendarai motor merek Honda Supra nomor polisi L 6984 FK jatuh tersungkur setelah dibuntuti pelaku.

Melihat ada aksi kejahatan, warga berteriak dan berupaya menangkap pelaku. Teriakan warga didengar oleh anggota reskrim yang sedang berpatroli.

"Polisi pun mengejar pelaku dan berhasil menangkapnya di kawasan dekat kampus Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya," jelasnya.

Dalam aksinya, pelaku melakukan pencurian dengan cara merusak kunci kontak. Karena sudah mahir, mereka bahkan hanya membutuhkan waktu kurang dari semenit untuk membawa kabur sepeda motor.

"Setiap beraksi, pelaku selalu membawa senjata tajam jenis parang dan tidak segan-segan melukai korbannya jika melawan," ucap Anom.

Ia menambahkan pihaknya akan mengembangkan kasus itu. "Satu pelaku yang sudah kami tangkap akan terus kami mintai keterangan untuk membongkar komplotan ini," katanya. (Ant/RIE)



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *