Dituduh KKN, Menlu Korsel Ajukan Pengunduran Diri
Metrotvnews.com, Seoul: Menteri Luar Negeri Korea Selatan Yu Myung-Hwan, Sabtu (4/9), mengajukan pengunduran diri. Langkah ini diambil setelah ia dituduh melakukan nepotisme dengan merekrut putrinya sendiri.
"Menteri Yu menawarkan akan mundur untuk bertanggungjawab atas penyebab terjadinya kontroversi atas masalah perekrutan putrinya," kata juru bicara Kim Young-Sun kepada para wartawan.
Kemarin, Yu meminta maaf setelah kementeriannya mempekerjakan putrinya pada tugas yang bergaji banyak. Langkah ini memicu tuduhan-tuduhan nepotisme pada saat tingginya angka pengangguran.
Presiden Lee Myung-Bak diperkirakan akan menerima pengundurannya. "Presiden tak mungkin menolak penawaran pengunduran itu," kata seorang pejabat senior pada Istana Biru kepresidenan.
Yu dipilih untuk pos itu 31 bulan lalu. Yu meminta maaf kepada masyarakat setelah Istana Biru, yang bermotto memahami keterbukaan masyarakat, dilaporkan menyerukan untuk menjelaskan dari kementerian.
Namun, Yu membantah melakukan hal yang tidak semestinya dalam proses perekrutan putrinya. Kementerian Luar Negeri pekan ini memilih putri Yu yang berumur 35 tahun untuk suatu jabatan kelas menengah.
Pihaknya memperpanjang batas waktu untuk pengajuan permohonan kedua dari 10 hari biasanya menjadi sebulan. Ini diduga dalam rangka untuk memberikan cukup waktu untuk menyerahkan dokumen-dokumen yang diperlukan setelah dia gagal dalam tes awal.
Pemohon biasanya memerlukan waktu beberapa tahun untuk mempersiapkan ujian negara dalam rangka mencapai kedudukan tingkat menengah di kementerian luar negeri itu. Tapi, putri Yu di antara tiga finalis untuk mendapatkan tugas khusus dan terpilih setelah satu wawancara.
Dengan angka pengangguran muda mencapai sekitar 8,5 persen, perekrutan itu memicu kemarahan umum. Laman Internet Kementerian Luar Negeri dan jejaring-jejaring lain kebanjiran kemarahan yang meminta Yu mengundurkan diri. (Ant/DOR)



