PNS Gantung Diri
Metrotvnews.com, Bojonegoro: Gara-gara terbelit persoalan ekonomi menjelang Idul Fitri, Sudarti, 44, seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, nekat gantung diri di kamarnya, Minggu (5/9).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, jasad korban ditemukan pertama kali oleh suaminya, Ramlan, dalam kondisi menggantung di kamar tidur mereka pada Minggu (5/9) sekitar pukul 03.00 WIB.
Korban yang sehari-hari mengajar di Sekolah Dasar Kecamatan Kedewan ini nekat gantung diri dengan sehelai selendang yang diikatkan pada kerangka rumah.
Diduga, aksi nekat ynag dilakukan wanita lima anak ini karena terhimpit persoalan ekonomi. Terlebih, menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri. Apalagi, yang bersangkutan merupakan tulang punggung keluarga.
"Suaminya, Ramlan, tidak bekerja dan ibunya sakit tidak kunjung sembuh," ungkap Kepala Polisi Sektor Kedewan Inspektur Satu Samsuri, Ahad (5/9).
Menurutnya, jasad korban pertama kali ditemukan tergantung di kamar sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Petugas, kata dia, telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun, tidak ditemukan tanda penganiayaan dalam jasad korban. (MI/BEY)




Sudah saaat kita berbenah diri mengenai makna Hari Raya Idul Fitri, persepsi bahwa Hari Raya Idulk Fitri idenbtik dengan baju baru, makanan berlimpah harus dihilangkan bahkan kalau perlu jangan dijadikan budaya atau tradisi. Kalau persepsinya seperti itu maka bagi orang yang nasibnya kurang beruntung, memaksakan diri untuk berhari raya dengan segala kemewahan akan terjebak pada situasi yang terpojok. Dua kemungkinan bagi orang seperti itu yaitu melakukan hal yang kurang terpuji atau mengakhiri dirinya. Kita coba untuk mem-persepsikan diri tentang berlebaran tidaklah perlu yang bermewahan, hal ini harus bisa ditunjukan kepada orang-orang terdekat, lingkungan RT/RW, dan seluruh umat muslim yang ada, Jangan Berlebaran dijadikan "Tradisi" untuk hal berlebihan, jadikanlah Lebaran apa adanya. Makana Lebaran identik dengan : bahwa kita telah melewati masa percobaan dengan sukses dan baik. Hanya itu!