Alonso Terancam Kehilangan Gelar Juara

Olahraga / / Rabu, 8 September 2010 05:34 WIB

Metrotvnews.com, London: Peluang Fernando Alonso untuk merebut juara balap Formula 1 tahun ini terancam buyar. Pasalnya, pembalap Ferrari ini terancam mendapat sanksi FIA menyusul insiden team order Ferrari di GP Jerman beberapa waktu lalu.

Di GP Jerman, Alonso merebut juara. Namun panitia memutuskan Ferrari menggunakan team order yang memerintahkan rekan setim Alonso, Felipe Massa untuk mengalah dan memberikan jalan Alonso menjadi juara. Ferrari sendiri telah didenda US$100 ribu akibat kejadian ini.

Dijadwalkan FIA akan membahas masalah ini dalam pertemuan di Paris, Rabu (8/9). Bukan tidak mungkin, dalam pertemuan ini FIA akan menjatuhkan sanksi kepada pembalap yang dinilai terlibat dalam kejadian tersebut.

Jika FIA memutuskan menganulir kemenangan Alonso, bisa dikatakan peluang pembalap Spanyol ini untuk menjadi juara tertutup. Kemenangan di GP Jerman membuat Alonso yang kini menduduki posisi lima klasemen sementara pembalap masih memungkinan untuk menyusul angka yang didapat pembalap peringkat pertama Lewis Hamilton.

Tetapi jika FIA membatalkan kemenangan Alonso di GP Jerman, walau tetap berada di peringkat lima, namun selisih angka Alonso dengan Hamilton menjadi 66. Dengan menyisikan enam seri balapan, sulit bagi Alonso untuk mengejar ketinggalan tersebut.(MI/RAS)



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *