Ribuan Warga Dayak Tidung Kepung Polresta Tarakan
Metrotvnews.com, Tarakan: Suasana Kota Tarakan, Kalimantan Timur, kembali mencekam. Ribuan warga adat dayak Tidung yang tergabung dalam Persatuan Suku Asli Kalimantan (Pusaka) mendatangi dan mengepung Kepolisian Resor Kota Tarakan, Selasa (28/9).
Mereka menuntut aparat agar segera menangkap pembunuh Abdullah (pemangku adat dayak Tidung). Warga yang datang ke kantor polresta melengkapi diri dengan berbagai senjata tajam jenis mandau (pedang), badik, dan golok. Sementara puluhan aparat polresta berjaga-jaga di sekitar kantor.
Akibat kedatangan massa, situasi di sekitar kantor Polresta Tarakan memanas. Massa juga melakukan orasi, selain mendesak kepolisian segera menangkap pembunuh Abdullah, juga mengusir etnis pelaku pembunuhan dari Kota Tarakan.
Sementara itu, Kapolres Tarakan Ajun Komisaris Besar Dharu Siswanto mengatakan masih terus memburu pelaku pembunuhan. "Kami masih terus mencari para pelakunya. Kami harap pelaku dapat segera kami temukan, sehingga permasalahan ini dapat segera diatasi," ujarnya.
Menurut Dharu, sampai saat ini pihaknya masih memeriksa sembilan orang saksi untuk dimintai keterangan atas peristiwa pertikaian tersebut. "Kami masih periksa saksi. Kami harap dengan keterangan saksi, pelaku dapat ditemukan," kata Dharu. (MI/RIZ)



