Metrotvnews.com, Bogor: Hujan yang terus mengguyur kota Bogor, Jawa Barat, selama tiga hari berturut-turut berpotensi naiknya debit air di bendungan Katulampa. "Hujan terus menerus turun dari sore hingga malam sejak tiga hari ini berpotensi debit air di bendungan Katulampa naik," ujar Andi Sudirman kepala Penjaga bendungan Katulampa, saat dihubungi di Bogor, Rabu (10/2). Andi mengatakan, sekitar pukul 17.30 WIB ketinggian air di bendungan Katulampa sudah normal kembali. "Ketinggian sudah normal, saat ini berada di 40 centimeter," katanya. Sebelumnya, debit air Katulampa sempat naik mencapai 150 centimeter. "Tadi malam (Selasa-red) sekitar pukul 19.00 WIB debit air naik, setinggi 150 cm, di Katulampa, air bertahan selama satu jam," jelasnya. Akibat naiknya air di Katulampa, juga menyebabkan debit air di pintu air Depok juga naik menjadi 285 cm. Di saat bersamaan itu pula setelah pintu air Depok naik, debit air di pintu Manggarai juga mengalami kenaikan setinggi 775 cm. "Tapi sekarang air sudah surut, ketinggian air di Katulampa 40 cm, Depok 135 cm dan Manggari 770 cm. Namun status di Manggarai tetap waspada," ujarnya. Sudirman mengatakan, status waspada di pintu Manggarai dikarenakan saat ini di wilayah Bogor masih diguyur hujan. "Untuk bandungan Katulampa status normal, tapi kita tetap lakukan pengawasan, sedangkan di pintu Manggarai statusnya waspada karena di hulu sedang hujan kemungkinan air naik bisa terjadi," ujarnya. Hujan selama tiga hari berturut-turut sejak Senin hingga Rabu dari sore hingga malam hari masih mewarnai kota Bogor, durasi hujan cukup lama dan kadang lebat kadang gerimis. Staf BMKG Wilayah Bogor, Agus Theodory mengatakan bahwa selama bulan Februari, wilayah Bogor masih pada musim puncak hujan dengan curah hujan 300 hingga 450 mililiter.(Ant/BEY)