AJI: Bebaskan Luna Maya dari Jerat UU ITE
Metrotvnews.com, Jakarta: Luapan emosi artis Luna Maya terhadap pekerja infotainment dalam situs jejaring sosial Twitter menuai kontroversi. Organisasi wartawan pun terbelah. Apabila pegiat infotainment memilih memboikot dan mengadukan Luna ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik, sejumlah organisasi jurnalis justru mendukung sang artis.
Tentu, dukungan terhadap Luna tidak diwujudkan dengan mencaci-maki pekerja infotainment di akun pribadi. Namun, organisasi jurnalis menyayangkan penggunaan Undang-Undang Informasi dan Traksaksi Elektronik yang dikenal berpasal karet untuk menjerat Luna Maya.
Sekjen Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Bekti Nugroho mengatakan, pegiat infotainment yang diwakili Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya terlalu gegabah mengambil langkah ke polisi. Padahal, masalah yang menimpa Luna dan pegiat infotaimeint hanya masalah salam paham semata.
Di sisi lain, kata Bekti, media infotainment seharusnya introspeksi diri dari kejadian ini. Karena mereka seringkali melanggar kode etik jurnalistik dan mengakibatkan artis-artis marah. Ia menyarankan masalah ini diadukan ke Dewan Pers. Lembaga inilah yang akan memediasi kedua belah pihak.
Dukungan terhadap Luna Maya juga didapat dari situs jejaring sosial Facebook. Salam sebuah akun bernama "Bebaskan Luna Maya dari Undang-Undang ITE" yang diprakarsai Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia lebih dari 2.000 pengunjung menolak penggunaan undang-undang itu untuk menjerat Luna Maya.
Menurut AJI, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik mayoritas merupakan pasal karet dan sanksi hukumnya sangat berat. Sama seperti kasus Prita Mulyasari, bila pengadilan mengabulkan gugatan PWI Jaya Luna terancam hukuman enam tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.(DOR)




hahaha... akhirnya senjata makan tuan,, infotaiment memang sangat meresahkan, menyajikan kehidupan semu yang dibuat-buat seolah negara kita ini negara barbarian, kawin cerai, selingkuh, rebutan maupun gonta-ganti pacar, gay, lesbian, kumpul kebo diberitakan secara besar-besaran dan berulang-ulang.. tayangan yang sangat merusak dengan efek jangka panjang. Begitukah kerja wartawan? saya rasa tidak!
Tanpa melihat itu luna maya atau siapapun, please deh be honest to our deep heart, siapapun kalau diperlakukan seperti itu, dikelilingin microphone di depan muka satu inchi, mau jalan susah karena dikelilingin wartawan, ditepis dikit ajah ajah microphone atau kameranya langsung marah marah, tapi kalau microphone atau kamera mereka kena kepala anak kecil, LIhat apa yang terjadi. DImana sih hati mereka, sepenting apa adanya infotainment dalam kehidupan penonton?bukannya kalau tidak ada infotainment juga malah mengurangi dosa tidak ada fitnah lagi.Masyarakat sekarang sudah pintar, walau berusaha di cuci otak oleh kata kata yang dipelesetkan tapi kita juga bisa mendengar dan melihat yang benar.
Tanpa melihat itu luna maya atau siapapun, please deh be honest to our deep heart, siapapun kalau diperlakukan seperti itu, dikelilingin microphone di depan muka satu inchi, mau jalan susah karena dikelilingin wartawan, ditepis dikit ajah ajah microphone atau kameranya langsung marah marah, tapi kalau microphone atau kamera mereka kena kepala anak kecil, LIhat apa yang terjadi. DImana sih hati mereka, sepenting apa adanya infotainment dalam kehidupan penonton?bukannya kalau tidak ada infotainment juga malah mengurangi dosa tidak ada fitnah lagi.Masyarakat sekarang sudah pintar, walau berusaha di cuci otak oleh kata kata yang dipelesetkan tapi kita juga bisa mendengar dan melihat yang benar.
Artis Luna Maya sebagai 'yang kebanyakan mereka sendiri dan kebanyakan orang menyebutnya 'PUBLIC FIGURE' . Saya amat sangat menyesalkan perkataan LM dengan dalih apapun. dimana dia tahu konsekuensi dr sebutan PUBLIC FIGURE krn mereka ada yg mengidolakan dan megikuti setiap tingkah laku dan perkataan artis yg diidolakan, Seandainya saudara atau keponakan saya sbg idolanya, apa jadinya....Katanya kita ingin memberikan pendidikan dan etika untuk bangsa ini.... Bukan berarti saya mendukung infotainment karena bagi saya infotainment itu adalah wartawan yang rentan akan penyimpangan kode etik jurnalistik, serta rentan akan penyimpangan norma-norma agama dan HAM. Maaf bagi para wartawan yang bukan infotainment pengertian wartawan bagi orang awam adalah orang yang mencari berita dan mensosialisasikannya. Coba anda tanya ke orang kebanyakan apakah infotainment itu wartawan atau bukan terlepas dari apakah ia berkantor di PH atau di kantor Surat kabar.... Saya juga mendukung UU ITE di revisi krn kebebasan berekspresi adalah hak manusia tentunya ekspresi yang wajar, tidak menghujat serta bukan fitnah... Maaf saya coba untuk bersikap objektif. Sehingga kita tahu apa yg didukung... Revisi UU ITE kah, Profesionalisme Infotainmentkah atau membenarkan perkataan Luna Maya........walaupun ketiganya saling terkait dalam masalah ini. Krn rata2 kebanyakan lebih mengarah ke profesionalitasan dr para wartawan infotainment, atau Revisi UU ITE. Tapi apakah anda membenarkan perkataan Luna Maya sebagai seorang Public Figure.....
Artis Luna Maya sebagai 'yang kebanyakan mereka sendiri dan kebanyakan orang menyebutnya 'PUBLIC FIGURE' . Saya amat sangat menyesalkan perkataan LM dengan dalih apapun. dimana dia tahu konsekuensi dr sebutan PUBLIC FIGURE krn mereka ada yg mengidolakan dan megikuti setiap tingkah laku dan perkataan artis yg diidolakan, Seandainya saudara atau keponakan saya sbg idolanya, apa jadinya....Katanya kita ingin memberikan pendidikan dan etika untuk bangsa ini.... Bukan berarti saya mendukung infotainment karena bagi saya infotainment itu adalah wartawan yang rentan akan penyimpangan kode etik jurnalistik, serta rentan akan penyimpangan norma-norma agama dan HAM. Maaf bagi para wartawan yang bukan infotainment pengertian wartawan bagi orang awam adalah orang yang mencari berita dan mensosialisasikannya. Coba anda tanya ke orang kebanyakan apakah infotainment itu wartawan atau bukan terlepas dari apakah ia berkantor di PH atau di kantor Surat kabar.... Saya juga mendukung UU ITE di revisi krn kebebasan berekspresi adalah hak manusia tentunya ekspresi yang wajar, tidak menghujat serta bukan fitnah... Maaf saya coba untuk bersikap objektif. Sehingga kita tahu apa yg didukung... Revisi UU ITE kah, Profesionalisme Infotainmentkah atau membenarkan perkataan Luna Maya........walaupun ketiganya saling terkait dalam masalah ini. Krn rata2 kebanyakan lebih mengarah ke profesionalitasan dr para wartawan infotainment, atau Revisi UU ITE. Tapi apakah anda membenarkan perkataan Luna Maya sebagai seorang Public Figure.....